OTT KPK Tulungagung
Usai Gatut Sunu Terjaring OTT KPK, Kemendagri Awasi Langsung Pemkab Tulungagung
Kemendagri turun ke Tulungagung, Jawa Timur, usai OTT KPK, pastikan pemerintahan tetap berjalan dan layanan publik tidak terganggu.
Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Kemendagri mengirim utusan untuk memastikan pemerintahan Tulungagung di Jawa Timur (Jatim) tetap berjalan usai OTT KPK.
- Plt Bupati Ahmad Baharudin memiliki kewenangan terbatas, terutama dalam pengisian jabatan.
- KPK menetapkan Gatut Sunu sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan Rp 5 miliar ke OPD.
SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menghadiri rapat staf Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, di ruang Prajamukti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur (Jatim) pada Selasa (14/4/2026).
Utusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang hadir adalah Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Ditjen Otonomi Daerah, Efrimeiriza.
Kehadiran Kemendagri ini, bertujuan memulihkan situasi pemerintahan pasca operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Rapat tersebut diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tulungagung.
“Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri dan Dirjen Otonomi Daerah, saya ditugaskan memastikan jalannya pemerintahan,” ujar Efrimeiriza.
Baca juga: Emil Dardak Bongkar Strategi Jatim Usai Bupati Tulungagung Kena OTT KPK
Fokus Pemulihan dan Layanan Publik
Kemendagri juga menugaskan Efrimeiriza untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan, melakukan mitigasi risiko, serta memotivasi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menurutnya, daerah yang kepala daerahnya terkena OTT akan menjadi perhatian khusus pemerintah pusat.
“Evaluasi kinerja selama ini selalu berjalan. Setelah Tulungagung kejadian, kami juga diminta turun langsung,” tegasnya.
- Pelayanan publik harus tetap berjalan normal
- ASN diminta tetap profesional dan tidak terpengaruh situasi
- Mitigasi dilakukan agar kasus serupa tidak terulang
- Pemerintah pusat meningkatkan pengawasan daerah
Baca juga: Nasib Gatut Sunu Wibowo Usai OTT KPK Tulungagung, Pemprov Jatim Tunggu Status Resmi
Kewenangan Plt Bupati Terbatas
Dalam rapat tersebut, juga dijelaskan bahwa kewenangan Plt Bupati memiliki batasan dan tidak seluas kepala daerah definitif.
Namun, keterbatasan itu dipastikan tidak mengganggu jalannya pemerintahan.
“Misalnya untuk pengisian jabatan dan kelembagaan harus izin ke Kementerian Dalam Negeri,” tambah Efrimeiriza.
Plt Bupati tetap dapat mengajukan pengisian jabatan kosong ke Kemendagri, dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Penunjukan Ahmad Baharudin sebagai Plt Bupati Tulungagung, berlaku selama tiga bulan dan dapat diperpanjang.
Sementara itu, penetapan pejabat definitif masih menunggu putusan hukum tetap terhadap Gatut Sunu Wibowo.
Multiangle
Meaningful
Tulungagung
OTT KPK Tulungagung
Kemendagri
Efrimeiriza
Ahmad Baharudin
Gatut Sunu Wibowo
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
Pemkab Tulungagung
| Alasan Ajudan Bupati Tulungagung Dwi Yoga Ambal Masih Digaji Meski Jadi Tersangka KPK dan Ditahan |
|
|---|
| KPK Periksa 9 Pejabat Tulungagung, Dalami Surat Sakti Pemerasan OPD |
|
|---|
| Rekam Jejak Jatmiko Dwijo, Adik Bupati Tulungagung yang Ikut Diperiksa KPK Tapi Bantah Terlibat |
|
|---|
| Bantahan Jatmiko Dwijo Adik Bupati Tulungagung Usai Dibawa KPK ke Jakarta, Kebetulan Lewat saat OTT |
|
|---|
| Kasus Korupsi Tulungagung Melebar, KPK Geledah Rumah Gatus Sunu dan Sita Uang Tunai Rp 95 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Direktur-Fasilitasi-Kelembagaan-dan-Kepegawaian-Perangkat-Daerah-Ditjen-Otda-Efrimeiriza.jpg)