ODGJ Sebatang Kara di Deket Lamongan Bikin Resah, Warga Minta Penanganan Serius
MF diketahui hidup sebatang kara tanpa pendampingan keluarga maupun penanganan serius dari instansi terkait.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Seorang pria berinisial MF (37) diduga ODGJ meresahkan warga Desa Pandanpancur, Lamongan, hidup sebatang kara tanpa pendampingan lima tahun terakhir.
- Warga mendesak Pemkab Lamongan segera memberi penanganan medis layak, termasuk rehabilitasi atau RSJ.
- Mereka berharap langkah konkret diambil demi kemanusiaan dan mengembalikan rasa aman, karena penanganan sementara dinilai belum menyelesaikan masalah.
SURYA.co.id LAMONGAN - Seorang pria berinisial MF (37), yang diduga mengalami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) meresahkan warga Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Selama kurang lebih lima tahun terakhir, MF diketahui hidup sebatang kara tanpa pendampingan keluarga maupun penanganan serius dari instansi terkait.
Kondisinya yang disebut mengalami depresi berat membuat warga khawatir sekaligus merasa terbebani secara psikologis.
Desak Pemkab Lamonga Turun Tangan
Warga setempat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan segera turun tangan untuk memberikan penanganan medis yang layak, termasuk membawa MF ke panti rehabilitasi atau rumah sakit jiwa (RSJ).
"Selama ini MF kerap berkeliaran di lingkungan permukiman warga, meminta-minta hingga melakukan tindakan yang dianggap meresahkan, " kata warga desa, Isrofil.
Baca juga: Air Mata dan Doa Ibu Iringi Kisah Pembebasan Remaja ODGJ di Jember dari Pasung
Isrofil, salah satu warga Desa Pandanpancur, mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung lama tanpa adanya solusi konkret dari pemerintah.
Warga desa berharap agar pemerintah daerah memberi perhatian terhadap keberadaan MF.
"Jangan dibiarkan begini terus. Dia ini sebatang kara, tidak ada keluarga yang mengurus," ujar Isrofil kepada SURYA.co.id, Jumat (10/4/2026).
Penanganan Masih Sementara
Ia menambahkan, warga berharap MF segera mendapatkan rehabilitasi secara total agar bisa sembuh dan tidak lagi mengganggu ketertiban umum.
"Kalau hanya dibiarkan di jalan, masalah ini tidak akan selesai," imbuhnya.
Menurut warga, penanganan yang dilakukan selama ini masih bersifat sementara dan belum menyentuh akar permasalahan.
Butuh Perawatan Medis Jangka Panjang
Padahal, dengan kondisi yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun, MF membutuhkan perawatan medis jangka panjang di fasilitas resmi.
Masyarakat Desa Pandanpancur berharap Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan segera mengambil langkah konkret dengan menjemput serta memfasilitasi perawatan MF.
Langkah tersebut dinilai penting, tidak hanya demi kemanusiaan bagi MF, tetapi juga untuk mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi warga sekitar.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Polres Tuban Diganjar Penghargaan Usai Ungkap 66 Kasus Mafia BBM |
|
|---|
| 6 Janji Besar Presiden Prabowo di May Day 2026: Dari Satgas PHK hingga Potongan Ojol |
|
|---|
| Jelang Derby Jatim, Persikmania Datangi Sesi Latihan, Bakar Semangat Lawan Arema |
|
|---|
| Jelang Idul Adha 1447 H, Harga Sapi di Trenggalek Naik Signifikan |
|
|---|
| Cegah Kecelakaan KA, JPL 39 Mojoanyar Mojokerto Akan Dipasang Palang Otomatis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Ia-hidup-sebatang-kara-dan-keberadaannya-meresahkan-warga-Jumat-1142026.jpg)