Pasokan Ditambah, Tapi Warga Tuban Masih Antre LPG 3 Kg, Diduga Ada Penimbunan
Meski pasokan ditambah, warga Tuban masih antre panjang LPG 3 kg, diduga ada penimbunan
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- Pasokan LPG ditambah 26 ribu tabung di Tuban
- Warga masih antre panjang dan kesulitan mendapat LPG
- Pertamina duga ada penimbunan dan salah sasaran distribusi
SURYA.CO.ID TUBAN – Meski pasokan LPG 3 kilogram di Kabupaten Tuban telah ditambah hingga 26 ribu tabung oleh Pertamina Patra Niaga, kondisi di lapangan masih menunjukkan sulitnya warga mencari LPG, Selasa (7/4/2026)
Pantauan di salah satu pangkalan di Jalan Basuki Rahmat, Kabupaten Tuban, ntrean warga terlihat mengular bahkan Warga rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan gas bersubsidi tersebut.
Berkeliling Kota Tuban Untuk Mencari Gas.
Salah satu warga, Nur Hayati (37), mengaku sudah mengalami kesulitan mendapatkan LPG sejak sepekan terakhir. Bahkan ia harus berkeliling Kota Tuban untuk mencari gas.
“Antre dari jam 9. Kesulitan sudah satu mingguan. Kemarin sampai capek keliling Kota Tuban. Kalau di pangkalan ini Rp18 ribu, tapi kalau di toko-toko bisa Rp20 ribu sampai Rp21 ribu,” ujar Nur Hayati.
Baca juga: LPG Langka di Tuban, Pemprov dan Pertamina Tambah Dropping 12 Ribu Tabung
Ia berharap kondisi kembali normal seperti sebelumnya, di mana masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan LPG tanpa harus antre panjang.
“Harapannya ya pengen kayak dulu lagi, mudah, enggak susah antre-antre begini,” imbuhnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Area Manager Communication Relations & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menyebutkan bahwa pihaknya telah menambah pasokan hingga 26 ribu tabung LPG untuk wilayah Tuban.
Namun, menurutnya, tambahan pasokan tersebut belum berdampak signifikan karena diduga adanya penimbunan dan penggunaan LPG yang tidak tepat sasaran.
Baca juga: Langka! Harga LPG 3 Kg di Tuban Jadi Rp27 Ribu, Warga Pakai Kayu Bakar
“Indikasi penimbunan dan penggunaan yang tidak tepat sasaran diantaranya ada. Karena di rantai pasok resmi, supply ada dan ditambah. Dari internal kami memastikan tambahan supply hingga jalur distribusi resmi paling akhir (pangkalan) mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Ahad.
Ia juga menyebutkan bahwa konsumsi normal LPG 3 kilogram di Kabupaten Tuban sekitar 1.500 tabung per hari.
Meski demikian, saat ditanya terkait jumlah alokasi harian LPG dari Pertamina untuk Kabupaten Tuban, Ahad tidak menyebutkan angka pasti.
Ia hanya menyampaikan bahwa distribusi disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Untuk alokasi disesuaikan kebutuhan,” pungkasnya.
| Alasan Polres Tuban Tolak Izin Kimsin Reunion Festival 2026 di TITD Kwan Sing Bio |
|
|---|
| Siapa Inka Andestha? Ini Profil Selebgram Cantik yang Viral Usai Dampingi Pratama Arhan Wisuda |
|
|---|
| May Day 2026 Surabaya: Ribuan Buruh Kepung Kantor Gubernur, DPRD Jatim Beri Pesan Ini |
|
|---|
| Bacaan Doa Sholat 5 Waktu Lengkap: Teks Arab, Latin, dan Artinya |
|
|---|
| Lirik Natawassal Bil Hubabah Lengkap: Teks Arab, Latin, dan Terjemahan Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/lpg-masih-langka-di-tuban.jpg)