Kamis, 23 April 2026

LPG Langka di Tuban, Pemprov dan Pertamina Tambah Dropping 12 Ribu Tabung 

LPG 3 kg langka di Tuban, Pertamina tambah 12 ribu tabung, stok di pangkalan dijamin aman

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Fatimatuz Zahro
DROPPING - Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Executive GM  Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa di Pangkalan LPG di Jalan Jemursari II No 74 Surabaya, Senin (6/4/2026). Bersama Pemprov Jatim, Pertamina melakukan tambahan dropping LPG ukuran 3 kilogram guna menanggulangi kelangkaan di Tuban. 

 

Ringkasan Berita:
  • Pertamina tambah 12 ribu tabung LPG 3 kg di Tuban 
  • Lonjakan dipicu konsumsi rumah tangga dan wisata 
  • Pemprov Jatim jamin stok aman di pangkalan resmi

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kelangkaan LPG 3 kilogram di wilayah Tuban mendapat respons dari pihak Pertamina.

Bersama Pemprov Jatim, Pertamina melakukan tambahan dropping LPG ukuran 3 kilogram guna menanggulangi kelangkaan di Tuban.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menjelaskan bahwa kondisi di Tuban terjadi karena adanya anomali permintaan dibandingkan daerah lain.

“Jadi di Tuban itu kebetulan ada anomali dibandingkan daerah lain, di mana ada lonjakan permintaan konsumsi,” ujarnya, usai peninjauan pangkalan LPG di Jemursari, Senin (6/4/2026).

Peningkatan Permintaan 

Menurutnya, peningkatan kebutuhan LPG tidak hanya berasal dari rumah tangga, tetapi juga dipicu oleh aktivitas wisata. 

Baca juga: Langka! Harga LPG 3 Kg di Tuban Jadi Rp27 Ribu, Warga Pakai Kayu Bakar

Terutama karena Tuban yang dikenal sebagai destinasi wisata turut mendorong naiknya konsumsi, termasuk dari sektor UMKM yang kebutuhannya melebihi batas kewajaran.

“Jadi selain peningkatan konsumsi rumah tangga juga dimungkinan masih ada ekses dari libur panjang dan lebaran. Dimana Tuban ini kawasan wisata sehingga konsumsi dari pelaku usaha juga meningkat,” urainya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pertamina mengambil langkah cepat dengan menambah pasokan LPG subsidi. Tambahan pasokan dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. 

“Kami melakukan penambahan ekstra dropping untuk mengatasi peningkatan ini. Kami tambah 12 ribu tabung LPG 3 kg,” tegas Iwan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memastikan bahwa pemerintah provinsi telah turun langsung meninjau kondisi di lapangan.

Baca juga: Aturan Baru Beli LPG 3 Kg di Jatim Pakai KTP dan NIB, Ini Aturan Lengkapnya

“Kemarin katanya langka, tapi saya turun ternyata tidak semua tempat seperti itu,” ungkap Emil.

Ia menegaskan bahwa distribusi LPG subsidi di Jawa Timur sejatinya sudah terjamin dengan keberadaan sekitar 36.600 pangkalan resmi. Pemprov Jatim dan Pertamina telah memberikan jaminan bahwa LPG pasti tersedia di pangkalan. 

Sehingga ia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir selama membeli di pangkalan resmi karena stok dipastikan tersedia dan harga sesuai ketentuan.

“Kalau pangkalan dijamin stok selalu ada. Karena untuk LPG bersubsidi, Pertamina hanya melakukan distribusi ke pangkalan,” jelasnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved