Rabu, 8 April 2026

Kesaksian Ibunda Siswa SMP Korban Peluru Nyasar di Driyorejo Gresik Minta Bantuan DPRD Gresik

Dewi Muniarti, ibunda dari siswa SMP di Gresik yang jadi korban peluru nyasar mencoba mencari keadilan ke kantor DPRD Gresik pada Senin (6/4/2026).

Penulis: Willy Abraham | Editor: Dyan Rekohadi
Surya.co.id/Willy Abraham
MENCARI KEADILAN - Dewi (kiri) bersama Ketua DPRD Gresik, Syahrul Munir (kanan) di kantor DPRD Gresik, Senin (6/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dewi Muniarti, ibunda dari siswa SMP di Gresik yang jadi korban peluru nyasar mencoba mencari keadilan dengan datang ke kantor DPRD Gresik pada Senin (6/4/2026).
  • Dewi menyampaikan curhatnya ke anggota Dewan, mengungkap poroses upaya damai yang hingga kini masih buntu dengan pihak TNI
  • Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir mengatakan,mendukung dan membantu mencari jalan tengah dalam upaya ibu Dewi mencari keadilan bagi anaknya

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Dewi Muniarti, ibunda dari siswa SMP di Gresik yang jadi korban peluru nyasar mencoba mencari keadilan dengan datang ke kantor DPRD Gresik pada Senin (6/4/2026).

Ibu warga Desa Bambe ini meminta bantuan untuk keadilan putranya, Darrel Fausta Hamdani (14) menjadi korban peluru nyasar di SMPN 33 Gresik.

Anaknya mengalami mengalami cacat karena peluru mengenai tulang tangannya.

Anaknya diterjang peluru nyasar saat beraktivitas di dalam sekolahnya pada 17 Desember 2025 pagi.

Dewi menyampaikan curhatnya ke anggota Dewan dalam pertemuan hampir dua jam itu digelar di ruang Ketua DPRD Gresik, kantor DPRD Gresik.

 

Kejadian Peluru Nyasar

Sebagai informasi, peristiwa peluru nyasar di SMPN 33 Gresik di Driyorejo pada 17 Desember 2025 pagi.

Ada dua siswa yang jadi korban peluru nyasar saat beraktivitas di musola sekolah kala itu.

Selain Darrel Fausta Hamdani (14), peluru nyasar juga mengenai siswa lain, Renheart Okto Hananya.

Peluru nyasar diduga dari lapangan tembak di mana saat kejadian ada satuan dari TNI AL yang melakukan latihan.

Pihak TNI AL juga telah menjalani mediasi dengan keluarga korban.

Baca juga: Residivis Pembunuh Sevi Ayu Claudia Gadis Ojol di Gresik Divonis Seumur Hidup 

 

Draft Mediasi Kedua Pihak 

Dewi mengungkapkan upaya mediasi dengan pihak TNI AL sejauh ini belum memenuhi titik temu.

Ia sempat menyampaikan Somasi, tapi ketika ada upaya damai, ia memilih ,enempuh jalan damai dengan upaya membuat kesepakatan-kesepakatan, tapi tetap belum jadi solusi.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved