Sampah Pasar Kwanyar Bangkalan Menggunung dan Terbakar, Pemkab akan Lakukan Ini
Api diketahui berasal dari gunungan sampah yang tak terangkut hampir dua tahun.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Kebakaran tumpukan sampah di Pasar Kwanyar, Bangkalan, Sabtu (4/4/2026) malam, merembet hingga membakar satu kios pedagang.
- Api berasal dari sampah yang menumpuk hampir dua tahun tanpa pengangkutan.
- Wakil Bupati Bangkalan menegaskan perlunya evaluasi pengelolaan sampah pasar, termasuk penambahan truk dan kontainer agar sampah tidak menginap.
SURYA.co.id, BANGKALAN - Kebakaran tumpukan sampah yang merembet hingga membakar salah satu kios pedagang di Pasar Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (4/4/2026) malam, memicu perhatian serius pemerintah daerah.
Api diketahui berasal dari gunungan sampah yang tak terangkut hampir dua tahun.
Ortiz Iskandar, Kasi Penyelamatan Damkar Satpol PP Bangkalan, menjelaskan, dua unit mobil pemadam dikerahkan setelah laporan kebakaran sampah masuk pada pukul 20.25 WIB.
Baca juga: Kolaborasi 4 Daerah, Surabaya Bangun PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi
Proses evakuasi dimulai pukul 20.45 WIB dan berhasil dituntaskan pada 22.10 WIB.
"Dugaan terjadi kelalaian pembakaran sampah, informasi yang berkembang di lokasi bahwa sampah sudah 2 tahun tidak diangkut," ungkap Ortiz kepada SURYA.co.id, Madura, Minggu (5/4/2026).
Petugas Damkar Lakukan Pendinginan
Ketika dua unit armada tiba di lokasi kejadian, lanjutnya, personlnya hanya melakukan proses pendinginan karena kondisi kobaran api telah dipadamkan warga dibantu personel koramil setempat.
"Kebakaran sampah itu sebenarnya terjadi menjelang petang namun laporan yang masuk kepada kami di waktu malam. Tumpukan sampah itu berlokasi di dalam pasar, pada bagian belakang. Tidak ada korban jiwa namun hanya satu kios pedagang terbakar," pungkasnya.
Evaluasi Pengelolaan Sampah Pasar
Wakil Bupati Bangkalan, Moch Fauzan Ja'far menaruh perhatian serius atas insiden kebakaran sampah di Pasar Kwanyar.
Terutama berkaitan pengelolaan sampah pasar yang memang dikelola pihak pasar melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan.
"Di balik musibah ada hikmahnya. Tentunya kejadian ini menjadi bahan perbaikan kami dalam pengelolaan sampah pasar ke depan, karena pasar mengelola sampahnya sendiri, di luar dinas lingkungan hidup," ungkap Fauzan kepadaSURYA.co.id.
Jumlah Truk dan Kontainer Sampah Harus Ideal
Ia menjelaskan, kajian terhadap permasalahan sampah bukan sebatas berkaitan sampah di pasar-pasar saja melainkan juga pengelolaan sampah secara menyeluruh.
Mulai dari sirkulasi, transportasi pengangkutan, hingga proses penanganan sampah dari hulu hingga hilir.
Fauzan menegaskan, untuk persoalan sampah pasar di masa mendatang pengelolaan harus komprehesif.
Mulai dari ketersediaan armada truk dan kontainer sampah harus ideal jumlahnya.
| Kronologi Lengkap Remaja Surabaya Tewas Dikeroyok Teman Gara-Gara Sandal, Sempat Dibiarkan Pingsan |
|
|---|
| Babak Baru Konflik Agraria Pasuruan, Kementerian ATR BPN Dipaksa Cepat Beresin Sengketa Militer |
|
|---|
| Bacaan Doa untuk Orang Meninggal: Arab, Latin, dan Artinya Lengkap |
|
|---|
| Anggota DPR RI Fraksi PDIP Asal Gresik Nila Yani Ingatkan Wisata Domestik Saat Banjir Wisman |
|
|---|
| Ini Angka Kepercayaan Publik ke Prabowo-Gibran Versi Poltracking |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ketersediaan-kontainer-sampah-di-pasar-pasar-tradisional.jpg)