Sabtu, 9 Mei 2026

SNBT 2026

Jelang UTBK SNBT 2026, Universitas Brawijaya Malang Lakukan Uji Coba Serentak

Uji coba serentak digelar, mencakup stabilitas server, kesiapan perangkat, hingga alur teknis di 17 lokasi berbeda.

Tayang:
istimewa/Universitas Brawijaya
PERSIAPAN UTBK - Universitas Brawijaya (UB) Malang mulai mempersiapkan diri untuk pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 pada Jumat (3/4/2026). UB menguji secara menyeluruh mulai dari stabilitas server pusat, kesiapan perangkat, hingga alur teknis 

Ringkasan Berita:
  • Universitas Brawijaya Malang siapkan 1.540 komputer dan 67 ruang ujian untuk pelaksanaan UTBK SNBT 2026 pada 20–30 April.
  • Uji coba serentak digelar, fokus pada integritas, penguatan pengawasan dengan teknologi, serta mitigasi risiko seperti genset di tiap lokasi.
  • UB membuka 5.833 kuota SNBT dan 9.209 jalur mandiri, seleksi dipastikan ketat demi menjaring mahasiswa dengan kapasitas akademik terbaik.

 

SURYA.co.id, MALANG - Universitas Brawijaya (UB) mematangkan persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SNBT 2026 dengan menyiapkan 1.540 komputer.

Uji coba serentak digelar pada Jumat (3/4/2026), mencakup stabilitas server, kesiapan perangkat, hingga alur teknis di 17 lokasi berbeda.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UB, Prof Imam Santoso, kepada SURYA.co.id, menuturkan, aspek integritas menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan UTBK tahun ini.

Baca juga: Universitas Jember Gelar Simulasi UTBK SNBT 2026, Pakai Metal Detektor untuk Cegah Kecurangan

"Kami memastikan seluruh ruang ujian benar-benar steril, baik dari sisi perangkat maupun lingkungan. Ini penting untuk menjaga integritas seleksi," katanya pada Sabtu (4/4/2026).

Penguatan Sistem Pengawasan

Salah satu sorotan utama adalah penguatan sistem pengawasan. 

UB kini mengombinasikan pengawasan langsung oleh petugas dengan dukungan teknologi guna mengantisipasi potensi kecurangan yang semakin canggih, khususnya berbasis digital.

Menurut Prof Imam, perkembangan teknologi memaksa perguruan tinggi untuk terus beradaptasi agar seleksi tetap kredibel.

"Kami memahami bahwa potensi kecurangan semakin canggih. Karena itu, sistem pengawasan juga harus terus diperkuat," tegasnya.

Langkah Mitigasi Risiko

Tak hanya itu, UB juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi risiko. 

Salah satunya dengan menyediakan genset di setiap lokasi ujian untuk mengantisipasi gangguan listrik. 

Selain itu, sistem jaringan dan perangkat komputer telah diuji berkala demi memastikan kelancaran saat digunakan ribuan peserta secara bersamaan.

"Tentu saja genset kami persiapkan, sebagai antisipasi, mana kala ada mati listrik dan lain sebagainya," ujarnya.

Jumlah Petugas yang Disiapkan

Dari sisi sumber daya manusia, persiapan juga dilakukan secara masif. 

Total 88 teknisi ruang dan 88 pengawas disiagakan di setiap sesi ujian. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved