Rabu, 13 Mei 2026

LAZISNU Bojonegoro Luncurkan Website Digital Zakat, Targetkan Rp2 Miliar di 2026

LAZISNU Bojonegoro meluncurkan website digital zakat dan menargetkan penghimpunan dana Rp2 miliar pada 2026.

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id
ZAKAT WAKAF - Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Bojonegoro meluncurkan website resmi sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat.  

Ringkasan Berita:
  • LAZISNU Bojonegoro meluncurkan website untuk memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat.
  • Platform ini memudahkan masyarakat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.
  • Pada 2026, LAZISNU Bojonegoro menargetkan penghimpunan dana hingga Rp2 miliar.

 

SURYA.CO.ID  BOJONEGORO — Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Bojonegoro meluncurkan website resmi sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat. 

Ketua LAZISNU Bojonegoro, Eko Arief Cahyono, mengatakan peluncuran website tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas gerakan zakat melalui digitalisasi. 

Menurut dia, kehadiran platform digital diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi sekaligus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.

website LAZISNU Bojonegoro

“Melalui website LAZISNU Bojonegoro, masyarakat baik para donatur atau aghniya maupun masyarakat umum dapat lebih mudah melihat aktivitas dan program yang kami jalankan secara riil,” ujar Eko, pada kamis (12/3/2026). 

Baca juga: Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain

Dengan sistem yang lebih terbuka, lanjut Eko, LAZISNU Bojonegoro optimistis dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperluas manfaat program pemberdayaan bagi masyarakat.

Menurutnya penguatan transparansi dan akuntabilitas menjadi fokus utama dalam pengelolaan dana umat. 

Oleh karenanya pada tahun 2026, LAZISNU Bojonegoro menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah mencapai Rp2 miliar. 

"Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi umat, khususnya bagi warga Nahdliyin," tambahnya. 

Peluncuran tersebut dirangkai dengan kegiatan santunan bagi anak yatim ini juga turut mendapatkan dukungan dari Pemkab Bojonegoro. 

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono berharap kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dapat semakin memperkuat pembangunan daerah.

Menurut dia, pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel akan meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperluas dampak sosial bagi warga.

“Semua ini untuk mendukung Bojonegoro yang mandiri serta mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” ujar Wahono.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Bojonegoro, Saifuddin Idris menilai peluncuran website menjadi bukti keseriusan pengurus LAZISNU dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan era digital.

“Ini langkah konkret. Dengan adanya website, publikasi kegiatan LAZISNU Bojonegoro bisa semakin luas dan transparan,” pungkasnya. 

LAZISNU Bojonegoro meluncurkan website untuk memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat.
Platform ini memudahkan masyarakat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.
Pada 2026, LAZISNU Bojonegoro menargetkan penghimpunan dana hingga Rp2 miliar.
 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved