Kisah Widya Membangun Harapan dari Nominal Kecil Melalui BRILink di Sidoarjo
Kisah inspiratif Farida, agen Brilink Sidoarjo yang membantu warga dengan layanan perbankan penuh kasih, solusi tepat bagi kebutuhan finansial kecil
Ringkasan Berita:
- Farida Ningwidya, agen Brilink Sidoarjo, bantu warga dengan layanan fleksibel dan edukasi finansial.
- Tantangan pandemi dan salah transfer diatasi dengan ketekunan serta pendekatan kekeluargaan.
- Kisahnya menginspirasi perempuan lain untuk berdaya dan berkontribusi bagi komunitas.
SURYA.co.id, Sidoarjo - Di tengah ramainya hiruk-pikuk kawasan Jalan Sidokare Indah, Sidoarjo, sosok perempuan tangguh bernama Farida Ningwidya (46) menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut nadi ekonomi warga sekitar.
Lulusan SMK jurusan Administrasi Perkantoran ini telah mendedikasikan dirinya sebagai agen Brilink yang tidak sekadar melayani transaksi, tetapi juga menjadi tempat warga berbagi persoalan keuangan.
Widya, sapaan akrabnya, memulai perjalanannya menjadi agen Brilink bukan karena ketidaksengajaan, melainkan dari keinginan untuk mandiri setelah sempat merasa jenuh saat anaknya mulai bersekolah.
"Awal mulanya ya karena kita tuh, saya terutama, ibu-ibu yang nganggur," ungkap Widya.
Ia menceritakan bagaimana kegiatan tersebut menjadi solusi saat ia tidak memiliki aktivitas dan sering merasa bingung ketika harus mengatur pengeluaran rumah tangga.
Perjalanan Widya mengelola usaha ini dimulai sekitar tahun 2023, saat ia mulai melihat potensi untuk membantu warga di lingkungannya.
Meski sebelumnya ia memiliki pengalaman berjualan pulsa, menjadi agen Brilink memberinya ruang lebih luas untuk berinteraksi.
"Awalnya saya pakai mobile-nya dulu kan tidak bisa langsung, pada waktu itu," kenangnya mengenai masa-masa awal ia belajar sistem perbankan.
Baca juga: KUR BRI Jadi Penopang UMKM Jawa Timur, Pedagang Jalanan Ikut Terbantu
Sifatnya yang luwes dan ramah membuat banyak warga merasa nyaman untuk bertanya. Tak jarang, ia harus memberikan edukasi mendalam mengenai prosedur perbankan yang benar kepada warga yang masih awam.
Salah satu keunggulan layanan Widya yang sangat dirasakan warga adalah fleksibilitas nominal penarikan yang tidak bisa diakomodasi oleh mesin ATM atau bank.
"Misalkan uangnya tinggal 70 ribu, mau ditarik 40 ribu, mungkin ya, atau 35 ribu kan bisa. Tapi kalau di mesin enggak enak," tutur Widya.
Hal ini menjadi alasan mengapa warga lebih memilih bertransaksi di tempatnya daripada harus pergi ke bank.
Bahkan untuk nominal yang lebih kecil, Widya tetap memberikan pelayanan prima.
"Ada, Mas. Ada 25 ribu atau berapa gitu. Karena mereka, 'Oh saya butuh', ya tapi kan admin tetap sesuai sama ini," tambahnya.
Ia memahami bahwa kebutuhan mendesak warga seringkali tidak terpaku pada angka kelipatan perbankan pada umumnya.
| Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti Rp 3 Miliar, Kasus Narkoba Paling Dominan |
|
|---|
| UPDATE Upaya Keluarga Ghofirul Kasyfi Prajurit TNI AL yang Meninggal Minta Otopsi, Surati DPR RI |
|
|---|
| Madura United Masih Dibayangi Degradasi, Rakhmat Basuki Minta Pemain Bangkit |
|
|---|
| Kades di Jombang Resah, Nama Pegawai KDKMP Beredar Padahal Desa Tak Dilibatkan |
|
|---|
| Video Diduga Aksi Tak Senonoh di Alun-alun Tuban Viral, Satpol PP Merespons |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/AGEN-BRILINK-Farida-Ningwidya-46-salah-satu-agen-BRILink-di-Jalan-Sidokare-Indah-Sidoarjo.jpg)