Trenggalek Targetkan Kota Atraktif, Libatkan Anak Muda dan Komunitas Kreatif
Trenggalek dorong anak muda dan komunitas hidupkan kota atraktif, fokus wisata, ekonomi, dan talent
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- Pemkab Trenggalek ingin kota atraktif dengan talent, turis, trader, dan investor.
- Ruang publik direaktivasi lewat komunitas, seni, dan aktivitas ekonomi kreatif.
- Fokus digital, kampus, dan wisata untuk tarik SDM unggul dan pengunjung.
SURYA.co.id TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek serius mewujudkan konsep Kota Atraktif sebagai bagian dari tema pembangunan prioritas tahun anggaran 2024-2027.
Dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Trenggalek Tahun 2027, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan pentingnya penguatan peran komunitas serta kolaborasi lintas sektor untuk menghidupkan ruang-ruang kota yang telah dibangun pemerintah.
Langkah tersebut menjadi kelanjutan dari tema pembangunan tahun 2026 yang berfokus pada pembangunan dan penuntasan infrastruktur pendukung Kota Atraktif.
Manfaatkan Ruang Publik
Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu, keberhasilan kota atraktif tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, melainkan juga pada aktivitas masyarakat, terutama generasi muda, dalam memanfaatkan ruang publik.
"Komunitas selama ini sudah bergerak luar biasa. Contohnya komunitas di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, tahun ini akan maju mengikuti lomba desa tingkat ASEAN. Ini sungguh luar biasa," ujarnya.
Baca juga: BBPJN Jawa Timur–Bali : Jalan Nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16 Bisa Dilalui saat Mudik Lebaran
Ia menjelaskan, penguatan peran komunitas menjadi alasan pemerintah memisahkan Dinas Pemuda dan Olahraga agar lebih fokus mendorong keterlibatan anak muda dalam menghidupkan kota.
"Tugas pemerintah membangun kotanya. Harapan kita, anak-anak muda nanti yang mengisi ruang-ruang yang sudah kita siapkan," katanya.
Empat Target Kota Atraktif
Mas Ipin memaparkan, sebuah kota dapat disebut atraktif apabila mampu menarik empat kelompok utama untuk datang dan beraktivitas, yakni talent, turis, trader, dan investor.
Pertama adalah talent atau sumber daya manusia unggul. Pemerintah daerah ingin Trenggalek menjadi tempat yang menarik bagi orang-orang berkeahlian dan tenaga terdidik.
Ia mencontohkan pengembangan kawasan pantai yang lebih baik, penyediaan akomodasi, hingga rencana menghadirkan internet berkecepatan tinggi guna menarik konsep digital nomad.
Baca juga: Buka Puasa di Trenggalek? Wajib Coba Tahu Lontong Ngantru yang Legendaris
"Harapannya orang yang ingin slow living atau bekerja jarak jauh bisa tinggal di Trenggalek. Mereka bisa bekerja dari pinggir pantai, mungkin mengontrak hotel dalam jangka panjang. Mereka tetap bekerja di sini dan ekonominya bergerak di Trenggalek," jelasnya.
Selain itu, Pemkab Trenggalek juga membuka peluang pendirian kampus baru dengan menyiapkan lahan hibah hingga ratusan hektare guna mendukung hadirnya pendidikan tinggi, termasuk kemungkinan kampus bertaraf internasional.
"Kota-kota yang hidup biasanya dipenuhi talent. Karena itu kita siap menghibahkan tanah jika ada kampus yang ingin berdiri di Trenggalek," tegasnya.
Target kedua adalah mendatangkan turis. Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas destinasi wisata dengan memperbaiki kebersihan, estetika kawasan, serta fasilitas pendukung agar wisatawan tinggal lebih lama dan meningkatkan belanja di daerah.
Bupati Trenggalek
Mas Ipin
Trenggalek Kota Atraktif
anak muda dan komunitas
surabaya.tribunnews.com
SURYA.co.id
Meaningful
| Maling Pakaian Dalam Wanita Di Lamongan Jadi Atensi Polisi, Aksinya Terekam CCTV |
|
|---|
| KAI Daop 8 Surabaya Layani 3 Juta Penumpang di Triwulan I 2026, Naik 16 Persen |
|
|---|
| Lawan Persebaya, Madura United Optimis Bangkit dari Zona Degradasi Super League |
|
|---|
| BCA Finance dan Maspion Square, Dorong Pertumbuhan Pasar Mobil Bekas Surabaya |
|
|---|
| Tabiat Dwi Yoga Ambal Ajudan Bupati Tulungagung Tersangka KPK Terkuak, Arogan Sampai Dibenci Pejabat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Banana-Boat-di-Pantai-Pasir-Putih-Karanggongso-Trenggalek-Jatim.jpg)