Rabu, 20 Mei 2026

Kubah Masjid di Benjeng Gresik Ambruk usai Diterjang Angin Kencang

Kubah masjid Al Furqon di Benjeng Gresik dengan ukuran diameter sekitar 3 meter dengan tinggi sekitar 5 meter rusak usai ambruk dampak cuaca ekstrem.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Dyan Rekohadi
Surya.co.id/BPBD Gresik
ANGIN KENCANG - Kondisi masjid Al Furqon di Desa Dermo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem dengan terjangan hujan deras dan angin kencang yang melanda sejumlah desa di Gresik, Selasa (3/2/2026) menimbulkan kerusakan di beberapa tititk.
  • Sebuah kubah masjid di Desa Dermo, Kecamatan Benjeng, Gresik ambruk usai diterpa angin kencang.
  • Hujan dengan angin kencang juga sebabkan pohon besar tumbang di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Gresik
  • Di wilayah Kecamatan Menganti, Atap rumah bagian samping mengalami kerusakan

 

SURYA.CO.ID, GRESIK  - Sebuah kubah masjid di Desa Dermo, Kecamatan Benjeng, Gresik ambruk usai diterpa angin kencang, Selasa (3/2/2026).

Diketahui, kubah masjid Al Furqon dengan ukuran diameter sekitar 3 meter dengan tinggi sekitar 5 meter itu pun rusak usai ambruk dampak cuaca ekstrem.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 14:30 WIB.

Untuk diketahui, saat kejadian ambruknya kubah masjid, kondisi angin kencang memang tengah menerjang wilayah Gresik selatan. 

"Kubah masjid ambruk diakibatkan hujan lebat dan angin kencang," ujar Kepala BPBD Gresik, Sukardi melalui pesan singkat.

Petugas BPBD Gresik segera mendatangi lokasi ambruknya kubah masjid untuk memastikan kondisi dan ada tindaknya ancaman dampak yang membahayakan warga pasca ambruknya kubah masjid.

 

Baca juga: Dua Pondok Pesantren dan GP Ansor Pulau Bawean Gresik Terima Mobil CSR Bank Jatim

 

Pohon Tumbang dan Atap Rumah Rusak

Cuaca ekstrem dengan terjangan hujan deras dan angin kencang juga melanda sejumlah desa di Gresik.

Hujan dengan angin kencang juga terjadi di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Gresik

Cuaca ekstrem di desa itu mengakibatkan satu pohon besar tumbang dan menimpa rumah bagian belakang milik warga setempat. 

Dampak pohon tumbang menimpa atap rumah bagian belakang milik Bapak Sujianto.

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa hujan lebat disertai angin kencang tersebut.

Angin kencang juga melanda Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, Gresik.

Hujan lebat dan angin kencang yang mengakibatkan sebagian atap rumah mengalami kerusakan ringan.

"Di wilayah Kecamatan Menganti, Atap rumah bagian samping mengalami kerusakan ringan," ungkapnya. 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved