Senin, 20 April 2026

Hendak Menuju Gresik, Truk Gandeng Muat Tanah Liat Alami Kecelakaan di Sumobito Jombang

Truk gandeng bermuatan tanah liat alami kecelakaan di ruas jalan nasional Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang

istimewa/Satlantas Polres Jombang
TRUK AMBRUK - Kondisi bagian belakang truk gandeng pengangkut tanah liat yang ambruk usai menghantam lubang di ruas Jalan Nasional masuk wilayah Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Selasa (24/2/2026). Sepanjang masuk Jombang, jalan banyak berlubang. 
Ringkasan Berita:
  • Truk gandeng L 8232 UC bermuatan tanah liat alami kecelakaan di Desa Palrejo, Sumobito, Jombang, Selasa (24/2/2026) pagi. Penyebabnya as roda patah setelah menghantam lubang jalan.
  • Muatan tumpah ke sisi jalan, namun pengemudi dan dua kernet selamat. Kerugian materiil diperkirakan Rp 3 juta, evakuasi berlangsung lama.
  • Arus lalu lintas sempat tersendat, polisi memastikan kecelakaan tunggal tanpa korban jiwa dan lakukan pengamanan lokasi.

 

SURYA.co.id, JOMBANG - Sebuah truk gandeng bermuatan tanah liat alami kecelakaan di ruas jalan nasional Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (24/2/2026) pagi.

  • Truk gandeng bernomor polisi L 8232 UC itu dikemudikan Rudi (38), sekitar pukul 06.00 WIB melintas dari Trenggalek menuju Gresik.
  • Truk diduga menghantam lubang di badan jalan hingga menyebabkan komponen as roda gandengan sebelah kiri patah.
  • Akibat kerusakan tersebut, bagian gandengan truk ambruk dan muatan tanah liat tumpah ke sisi jalan. 

Kondisi Jalan Tidak Rata

Pengemudi truk, Rudi (38), menuturkan sejak memasuki wilayah Jombang, kondisi jalan sudah dirasakan kurang nyaman. 

Baca juga: KRONOLOGI Toyota Avanza Tabrak Rambu Rest Area Tol Jombang-Mojokerto

Menurutnya, banyaknya lubang dan permukaan jalan yang tidak rata membuat laju kendaraan kerap terguncang.

"Sejak masuk Jombang memang jalannya banyak lubang. Tadi sempat kena dua lubang beruntun, setelah itu terasa ada benturan keras dan as roda langsung patah," ucapnya dalam keterangan yang diterima SURYA.co.id, Selasa (24/2/2026).

Proses Evakuasi Memakan Waktu Lama

Rudi bersama dua orang kernet yang berada di dalam kabin depan tidak mengalami luka.

Proses penanganan kendaraan sempat memakan waktu cukup lama.

Hingga menjelang siang, pemindahan muatan masih menunggu bantuan armada lain sebelum badan gandengan yang roboh dapat dievakuasi menggunakan derek.

Arus Lalu Lintas Tersendat

Insiden ini sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Sebagian badan jalan tertutup kendaraan yang ambruk sehingga pengendara harus memperlambat laju dan bergantian melintas.

Kecelakaan Tunggal

Secara terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan kejadian tersebut.

Ia memastikan peristiwa itu merupakan kecelakaan tunggal dan tidak menimbulkan korban jiwa.

"Tidak ada korban dalam kejadian ini. Petugas membantu pengamanan lalu lintas dan proses evakuasi kendaraan," katanya saat dikonfirmasi SURYA.co.id pada Selasa (24/2/2026) siang.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved