Jembatan Sawentar-Bangle Blitar Ambles: Nyawa Pengendara Terancam, Jalur Lumpuh Separuh
Jembatan penghubung Desa Sawentar dan Desa Bangle di Kanigoro, Blitar, Jatim, ambles dan membahayakan pengendara.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Jembatan penghubung Desa Sawentar dan Bangle di Blitar Jatim ambles hampir separuh badan jalan akibat beban kendaraan yang terus melintas.
- Warga memasang tanda peringatan darurat karena kondisi jembatan yang membahayakan keselamatan, terutama saat malam hari.
- DPUPR Kabupaten Blitar sedang dalam tahap perencanaan perbaikan dan mempertimbangkan penanganan cepat melalui tim URC.
SURYA.CO.ID, BLITAR - Akses transportasi yang menghubungkan Desa Sawentar dan Desa Bangle di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim), kini berada dalam kondisi kritis setelah separuh badan jembatan ambles sedalam beberapa meter, yang tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan para pengendara yang melintas.
Berdasarkan pantauan SURYA.co.id di lokasi, Selasa (20/1/2026), hampir separuh badan jembatan amblas ke dasar sungai, menyisakan ruang sempit yang hanya bisa dilalui kendaraan secara bergantian.
Ancaman Keselamatan dan Kerusakan yang Meluas
Kondisi tersebut, memicu kekhawatiran besar di kalangan masyarakat setempat.
Kerusakan yang awalnya hanya berupa retakan kecil di pinggir jalan, kini meluas hingga memakan sebagian besar aspal jembatan.
Warga pun terpaksa memasang tanda peringatan seadanya, guna mencegah pengendara terperosok ke dalam lubang.
"Awalnya, bangunan jembatan yang ambles hanya di bagian pinggir saja. Namun, karena terus dilewati kendaraan, bagian jembatan yang ambles bertambah lebar dan dalam," ujar Agus Priyanto, salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
Ia menambahkan, bahwa situasi ini sudah berlangsung selama kurang lebih satu bulan tanpa ada penanganan serius.
Risiko Kecelakaan di Malam Hari
Minimnya penerangan jalan di sekitar lokasi, menambah daftar risiko bagi pengguna jalan.
Warga khawatir, jika tidak segera diperbaiki, jembatan tersebut bisa menelan korban jiwa, terutama bagi pengendara yang tidak terbiasa melintasi jalur tersebut saat malam hari.
"Kondisinya membahayakan pengendara, apalagi kalau malam gelap. Kami sangat berharap segera ada perbaikan jembatan secara permanen oleh pemerintah, sebelum ada jatuh korban," tegas Agus.
DPUPR Blitar Siapkan Langkah Perbaikan
Menanggapi keluhan warga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar menyatakan telah mengetahui kerusakan tersebut. Tim teknis dilaporkan sudah turun ke lapangan, untuk melakukan evaluasi tingkat kerusakan jembatan di jalur Sawentar-Bangle tersebut.
"Kami sudah monitor di lokasi, dan saat ini masih dalam proses perencanaan teknis untuk perbaikan. Apabila proses perbaikan bisa ditangani dengan Unit Reaksi Cepat (URC) jembatan, maka akan segera kami eksekusi secepat mungkin," jelas Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan.
Hamdan juga mengimbau, agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi area tersebut, terutama bagi kendaraan bermuatan berat ,untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut guna mencegah kerusakan yang lebih parah.
Blitar
Jembatan ambles
Kecamatan Kanigoro
DPUPR Blitar
Berita Blitar
Meaningful
Multiangle
SURYA.co.id
| Polisi Ungkap Praktek Ilegal Penjualan BBM Subsidi di Malang, Sita 21 Jerigen dan Tahan 3 Tersangka |
|
|---|
| Ucapan Doa untuk Orang Berangkat Haji: Lengkap dengan Bahasa Arab dan Artinya |
|
|---|
| Sosok ASN Perempuan yang Diduga Selingkuh dengan Oknum Polisi Nganjuk baru Diangkat sebagai PPPK |
|
|---|
| 453 CJH Madiun Berangkat 27 April 2026, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi |
|
|---|
| Aksi Maling Obok Obok SD Di Nganjuk Terekam CCTV, 3 Laptop dan Proyektor Raib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Jembatan-ambles-di-Kanigoro-Blitar-Jatim.jpg)