Rabu, 22 April 2026

Update Longsor Telaga Sarangan Magetan: 3 Motor Berhasil Diangkat dari Dasar Air

Update evakuasi longsor Telaga Sarangan di Magetan, Jatim: 3 dari 6 motor berhasil diangkat. BPBD pastikan tidak ada korban jiwa. Simak!

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Febrianto Ramadani
EVAKUASI SEPEDA MOTOR - Petugas gabungan mengangkat satu pe rsatu sepeda motor milik wisatawan, yang tercebur ke dalam Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, akibat tanah longsor, Sabtu (17/1/2026). Dari 6 sepeda motor milik wisatawan, 3 di antaranya berhasil dievakuasi dari dasar Telaga Sarangan. 

Ringkasan Berita:
  • Petugas gabungan berhasil mengevakuasi 3 dari 6 sepeda motor yang tercebur ke Telaga Sarangan di Magetan, Jatim, akibat tanah longsor pada Sabtu (17/1/2026) siang.
  • BPBD Magetan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi pukul 10.45 WIB tersebut, meskipun beberapa pengunjung sempat terseret material.
  • Pemkab Magetan segera melakukan evaluasi keselamatan di titik-titik rawan sepanjang bibir telaga guna mencegah kejadian serupa terulang.

 

SURYA.CO.ID, MAGETAN - Upaya evakuasi terhadap sejumlah sepeda motor wisatawan yang tercebur ke dalam Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim), terus dikebut oleh petugas gabungan pada Sabtu (17/1/2026) siang. 

Insiden tanah longsor yang terjadi secara mendadak di bibir Telaga Saranagan, sempat membuat panik ratusan pengunjung yang tengah menghabiskan waktu libur akhir pekan.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 3 unit sepeda motor berhasil diangkat ke daratan, dari total enam kendaraan yang tenggelam.

Baca juga: Detik-detik Longsor di Telaga Sarangan Magetan, 3 Orang Terseret dan Beberapa Motor Tercebur

Kronologi Kejadian Longsor di Bibir Telaga Sarangan

Peristiwa mencekam ini bermula sekira pukul 10.45 WIB. Saat itu, deretan sepeda motor terparkir di tepi jalan sisi telaga, karena pemiliknya tengah beristirahat sejenak. 

Tiba-tiba, tanah di bawah area parkir tersebut ambrol dan menyeret kendaraan ke dalam air.

Tak hanya harta benda, beberapa helm dan sejumlah pengunjung dilaporkan sempat terseret material tanah, meski akhirnya berhasil menyelamatkan diri.

Baca juga: Pasca-Longsor Telaga Sarangan: Jalan Sisi Selatan Ditutup, Air Waduk Dikurangi untuk Evakuasi

Proses Evakuasi dan Koordinasi Lintas Sektor

Plt Kalaksa BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, mengonfirmasi bahwa penanganan di lapangan dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur keamanan dan penyelamatan.

"Evakuasi beberapa unit sepeda motor terus berjalan. Hingga siang ini, tiga unit sudah berhasil dievakuasi dari dalam telaga. Kami pastikan dari bencana ini tidak ada korban jiwa," ungkap Cahaya Wijaya saat ditemui SURYA.co.id di lokasi, Sabtu (17/1/2026).

Proses pengangkatan motor dari dasar telaga ini melibatkan petugas Lifeguard Dinas Pariwisata, BPBD Kabupaten Magetan, pihak kepolisian, relawan hingga perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

Evaluasi Titik Rawan Wisata Sarangan

Bencana longsor ini menjadi catatan serius bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan

Cahaya menyebutkan, bahwa medan yang longsor memiliki dimensi panjang sekitar 70 meter dengan ketinggian tebing antara 3 hingga 4 meter.

Dalam waktu dekat, otoritas terkait akan menggelar pertemuan khusus untuk mengevaluasi standar keselamatan di seluruh area wisata Telaga Sarangan.

“Beberapa titik-titik tertentu ada yang harus dievaluasi, karena kondisinya rawan. Kami mengimbau kepada para wisatawan untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di area yang berdekatan dengan tebing atau bibir telaga,” tegasnya.

Area tersebut, sebelumnya memang diketahui memiliki kerawanan geologis, di mana pernah terjadi peristiwa serupa yang membawa material tanah dan batu besar dari tebing di sekitarnya. 

Saat ini, garis pengaman telah dipasang, agar wisatawan tidak mendekati titik longsor selama proses evakuasi sisa kendaraan berlangsung.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved