Senin, 11 Mei 2026

Tahun Baru 2026

Doa Lintas Umat Warga Kediri di Goa Selomangleng, Satukan Harapan dan Kebersamaan

Acara yang diinisiasi Yayasan Rumah Budaya ini diikuti oleh perwakilan lintas agama dan berbagai elemen masyarakat

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Luthfi Husnika
DOA LINTAS UMAT - Kegiatan Doa Tutup Tahun 2025 Lintas Umat dan Sarasehan digelar di Pelataran Goa Selomangleng, Kota Kediri, Rabu (31/12/2025). Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha turut hadir dalam acara ini. 

Ringkasan Berita:
  • Doa lintas umat ini menjadi ruang kebersamaan untuk menutup tahun dengan harapan kehidupan yang lebih baik, aman, dan damai.
  • Nilai guyub rukun dan toleransi yang selama ini melekat di Kota Kediri perlu terus dirawat.
  • Kegiatan doa bersama lintas agama merupakan gambaran kecil kehidupan masyarakat Kediri dari berbagai latar belakang budaya dan keyakinan

 

SURYA.co.id - Kegiatan Doa Tutup Tahun 2025 Lintas Umat dan Sarasehan digelar di Pelataran Goa Selomangleng, Kota Kediri, Rabu (31/12/2025).

Acara yang diinisiasi Yayasan Rumah Budaya ini diikuti oleh perwakilan lintas agama dan berbagai elemen masyarakat sebagai momentum refleksi dan doa bersama menjelang pergantian tahun.

Doa lintas umat ini menjadi ruang kebersamaan untuk menutup tahun dengan harapan akan kehidupan yang lebih baik, aman, dan damai.

Melalui doa bersama, para peserta mendoakan Kota Kediri, bangsa Indonesia, serta seluruh masyarakat agar diberi keselamatan dan keberkahan di tahun mendatang.

Semangat Kebersamaan Dalam Keberagaman 

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha atau akrab disapa Gus Qowim yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya doa tutup tahun lintas umat.

Baca juga: Alasan Warga dan Wisatawan Nongkrong Malam Tahun Baru Di Jalan Tunjungan Surabaya

Ia menilai kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam keberagaman yang selama ini terjaga di Kota Kediri.

"Saya mengapresiasi kegiatan Doa Tutup Tahun Lintas Umat. Ini adalah pelangi yang sangat indah, warnanya berbeda-beda tapi bersatu dan ini harus kita jaga," kata Gus Qowim.

Menurutnya, kegiatan doa bersama lintas agama merupakan gambaran kecil kehidupan masyarakat Kota Kediri yang terdiri dari berbagai latar belakang budaya dan keyakinan.

Keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan yang menyatukan masyarakat dalam satu tujuan bersama membangun kota.

Ia menegaskan bahwa nilai guyub rukun dan toleransi yang selama ini melekat di Kota Kediri perlu terus dirawat.

Baca juga: Gratis Masuk Ke Wisata Sumber Ubalan Kediri Khusus Libur Tahun Baru

"Biarlah berbeda-beda, tetapi banyak hal yang bisa kita lakukan bersama-sama. Tujuan dan cita-cita kita sama, ingin menjadikan Kota Kediri menjadi kota yang Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni," jelasnya.

Momentum tutup tahun, lanjutnya, juga menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan perjalanan satu tahun sekaligus memperkuat komitmen kebersamaan.

Melalui doa lintas umat, masyarakat diajak menatap tahun baru dengan semangat persatuan dan saling menghormati.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Qowim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun Kota Kediri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved