Lewat Teatrikal Puisi di Jombang, 5 Mantan Penghuni Lapas Ekspresikan Pergulatan Hadapi Residivisme
Mereka pernah menjalani pembinaan di berbagai lembaga, seperti LPKA Blitar, Rutan Nganjuk, dan Lapas Jombang.
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Deddy Humana
Selama masa pendampingan sekitar delapan bulan, anak-anak dibiasakan dengan rutinitas harian seperti bangun pagi, beribadah, memasak, dan membersihkan lingkungan. Pola ini dianggap sebagai pondasi untuk melatih kemandirian dan tanggung jawab.
Selain pendampingan psikologis, mereka juga dilatih ketrampilan praktis seperti sablon dan pembuatan furniture sederhana. Pendekatan ini dipilih karena kecenderungan mereka yang lebih mudah menyerap pembelajaran berbasis kinestetik.
"Tidak setiap anak cocok dengan jalur akademis formal. Namun setiap anak dapat diajarkan untuk hidup teratur dan bertanggung jawab," ungkap Yusti.
Sejak berdiri, lembaga ini telah mendampingi sekitar 80-90 anak. Saat ini, jumlah anak binaan sengaja dibatasi lima orang agar pendampingan dapat lebih fokus dan mendalam.
Ahmad Fikri, Wakil Koordinator Pendamping menambahkan bahwa seni memiliki peran krusial dalam memulihkan kepercayaan diri.
"Puisi dan musik menjadi saluran jujur untuk mengungkapkan perasaan. Luka batin bisa terekspresikan tanpa harus dipaksa bercerita secara verbal," kata Fikri.
Ia menegaskan, pementasan ini bukan titik akhir, melainkan sebuah tahapan dalam perjalanan panjang mereka mencari identitas baru pasca-lapas.
"Harapan kami, mereka mampu menjalani hidup dengan lebih percaya diri. Panggung ini adalah bukti bahwa cahaya itu masih ada," bebernya.
Fikri juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan dan kesempatan kedua. Stigma dan penolakan, menurutnya, justru beresiko menggagalkan proses pemulihan dan mendorong mereka kembali ke lingkungan lama.
"Yang dibutuhkan adalah penerimaan. Dukungan sosial jauh lebih bermakna daripada prasangka," pungkasnya. ****
MWCNU Mojowarno
pembinaan mantan WBP
anak berhadapan hukum (ABH)
Shelter Rumah Hati Jombang
mantan napi berpuisi
Jombang
SURYA.co.id
Meaningful
| Juli Martana Jadi Tersangka Korupsi Dana Pokir Magetan, NasDem Jatim Buka Suara |
|
|---|
| Kebakaran Toko Kaca Mobil di Surabaya, Instalasi Listrik AC Diduga Jadi Pemicu |
|
|---|
| Pemuda Bojonegoro Diringkus Polisi: Sering Bobol Kotak Amal Masjid untuk Main Judol |
|
|---|
| Rekam Jejak Chatib Basri, Eks Menkeu Era SBY yang Jadi Komisaris Independen PT Astra International |
|
|---|
| Viral di Surabaya: Cekcok di Jalan Berujung Anarkis, Mobil Wanita Dihadang 2 Pria |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/seni-WBP-Jombang.jpg)