Jumat, 8 Mei 2026

Kasus Truk Solar Ilegal Terguling Di JLS Tulungagung, 3 Perusahaan Yang Terlibat Diduga Fiktif

Kasus ini mencuat, karena kendaraan yang terguling sedang mengangkut solar ilegal jenis Biosolar yang disubsidi pemerintah. 

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Deddy Humana
Tribunnews.com/David Yohanes
TERINDIKASI FIKTIF - Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Ryo Pradana N, mengungkapkan ada 3 perusahaan yang terindikasi fiktif dalam perkara truk tangki solar ilegal yang terguling di Jalur Lintas Selatan (JLS) pada 28 November 2025 lalu. 

Direskrim Polda juga memberikan petunjuk dan arahan untuk penyelesaian perkara ini, sekaligus pengawasan. “Artinya ini bukan sesuatu yang kami tutup-tutupi. Setiap perkembangan kami sampaikan ke Polda,” ungkap Resdi. 

Truk tangki yang terguling di JLS Tulungagung mengangkut 8.000 liter solar, Jumat (28/11/2025) pagi. Truk tangki diketahui menggunakan nomor polisi palsu AG 9462 UT, sedangkan nomor polisi aslinya AG 9642 UT. 

Kendaraan dengan nomor polisi AG 9642 UT tercatat milik PT Barokah Putra Ibu, pemain lama yang terjerat penyalahgunaan solar bersubsidi. Kasusnya ditangani oleh Polres Jombang pada akhir 2024 silam. 

Gudang milik PT Barokah Putra Ibu di Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru juga digerebek karena menjadi lokasi penyimpanan solar ilegal. Sejumlah wartawan sempat mengambil sampel solar saat proses pemindahan.

Sampel ini kemudian dibandingkan dengan produk Pertamina yang dipajang di SPBU Tanggulkundung Besuki. Hasilnya, solar itu lebih mirip dengan produk Biosolar Pertamina karena warnanya yang paling kuning.

Kecurigaan warga mencuat, karena truk tangki yang terguling tanpa nama identitas perusahaan pengangkutnya. Apalagi sopir truk tangki ini seperti sengaja kabur, dan tidak ditemukan oleh personel Satlantas Polres Tulungagung yang melacaknya.

Menurut Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, armada pengangkutan BBM Pertamina harus mencantumkan identitas yang jelas.

Tangki harus mencantumkan logo dan nama perusahaan sesuai Pedoman Pengelolaan Penggunaan Identitas Perusahaan. Selain itu seluruh armada untuk distribusi BBM Pertamina juga tercatat.

Seluruh jasa angkutan yang bermitra dengan Pertamina, namun transportir dan agen industri terdata. Bahkan mereka dilengkapi dengan global positioning system (GPS) sehingga pergerakannya bisa dipantau. *****

 

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved