Kamis, 7 Mei 2026

Polisi Tembak Mati Begal Motor

Sepak Terjang Begal Motor Sadis yang Ditembak Mati Polisi di Pasuruan : Dijuluki Raja Tega

Terungkap sepak terjang ASF, begal motor sadis residivis dua kali penjara yang ditembak mati Tim Jatanras Polda Jatim saat melawan polisi.

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Luhur Pambudi
BEGAL DITEMBAK MATI - Jenazah pelaku ASF dievakuasi ke Ruang Kompartemen Dokpol RS Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. ASF pelaku begal motor sadis bersenjata celurit yang sempat membacok polisi di Lumajang, hingga terpaksa ditembak mati Anggota Tim Jatanras Polda Jatim karena berusaha melawan saat ditangkap di wilayah Pandaan, Pasuruan pada Minggu (14/12/2025) malam. 

Ringkasan Berita:
  • ASF, begal motor sadis dijuluki 'Raja Tega', ditembak mati saat melawan polisi di Pasuruan, Jatim.
  • Pelaku residivis dua kali penjara, kerap membacok korban dan anggota polisi.
  • Aksi kejahatan ASF tersebar di Lumajang, Jember dan Probolinggo.

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Sosok ASF (30), terduga begal motor sadis yang ditembak mati Tim Jatanras Polda Jawa Timur saat penangkapan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) pada Minggu (14/12/2025) malam, dikenal sebagai pelaku kejahatan jalanan yang brutal dan tak segan melukai korban.

ASF dilumpuhkan petugas, setelah diduga melakukan perlawanan dengan membacokkan senjata tajam jenis celurit ke arah anggota polisi saat proses penangkapan.

Selalu Bersenjata Celurit, Korban Sudah Belasan Lokasi

Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKP Muhammad Fauzi, mengungkapkan bahwa ASF selalu membawa celurit setiap beraksi.

“Sudah banyak lokasi, belasan ada. Dia sadis, selalu membawa celurit dan dibacokkan ke korban kalau merasa terancam,” ujar Fauzi saat ditemui di RS Bhayangkara Surabaya, Senin (15/12/2025) dini hari.

Kebrutalan ASF terbukti dari sejumlah kasus yang pernah terjadi. 

Pekan lalu, seorang anggota polisi di Lumajang mengalami luka parah hingga isi perut terburai, akibat sabetan celurit pelaku saat berusaha kabur dari penyergapan.

Selain itu, dalam kurun satu tahun terakhir, ASF juga tercatat membegal seorang perempuan yang sedang berteduh di pinggir jalan.

Baca juga: BREAKING NEWS Polisi Tembak Mati Begal Motor yang Serang Polisi di Lumajang

Dijuluki 'Raja Tega', Tak Pandang Bulu Saat Beraksi

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menyebut ASF sebagai pelaku dengan tingkat kekerasan tinggi.

Ia bahkan menjuluki ASF sebagai 'Raja Tega', karena kerap melukai korban tanpa pandang bulu.

“Korban sudah banyak. Wilayahnya Jember, Lumajang sampai Probolinggo. Sangat raja tega,” tegas Jumhur.

Salah satu aksi sadis ASF terjadi pada Mei 2025 di Jalan Raya Dringu, Kabupaten Probolinggo, ketika korban perempuan dibacok hingga mengalami luka di lengan kanan dan syok berat.

Residivis Dua Kali Masuk Penjara

ASF diketahui merupakan penjahat kambuhan. Ia pernah dua kali mendekam di penjara akibat kasus serupa.

Pada 2015, ASF ditangkap Satreskrim Polres Probolinggo dalam kasus pencurian dengan kekerasan. 

Kemudian pada 2022, ia kembali ditangkap Polres Lumajang atas perkara pembegalan bersenjata.

“Kasus Probolinggo dan Lumajang, sama-sama perampasan disertai pembacokan,” ungkap Jumhur.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved