Kamis, 23 April 2026

Polisi Tembak Mati Begal Motor

Ini Alasan Polisi Tembak Mati Begal Motor Asal Lumajang di Pasuruan

Kapolres Lumajang, Jatim, AKBP Alex Sandy Siregar jelaskan alasan polisi tembak mati begal motor asal Lumajang di Pasuruan.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Polres Lumajang
BEGAL DITEMBAK - Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menjelaskan rentetan pengungkapan kasus pembacokan yang melukai anggota polisi sehingga pelaku diberi ditembak dengan alasan keselamatan. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi tembak mati begal motor asal Lumajang, Jatim, karena melawan dan membahayakan petugas saat penangkapan.
  • Pelaku disebut aktor utama pembacokan anggota Polsek Ranuyoso di Lumajang.
  • Satu pelaku lain diamankan, polisi sita senjata tajam dan kendaraan hasil kejahatan.

SURYA.CO.ID, LUMAJANGKapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menjelaskan alasan petugas kepolisian melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak begal motor berinisial Agus (30). 

Tindakan tersebut diambil, karena pelaku dinilai membahayakan keselamatan petugas saat proses penangkapan.

Agus adalah warga Desa Wonoayu di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), ia diketahui sebagai aktor intelektual dalam aksi pembacokan terhadap anggota Polsek Ranuyoso, Aiptu Susanto Kurniawan, saat pengungkapan kasus pencurian sepeda motor beberapa hari lalu.

“Tindakan tersebut dilakukan demi melindungi keselamatan anggota di lapangan,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar saat gelar perkara di Mapolres Lumajang, Senin (15/12/2025).

Baca juga: Sepak Terjang Begal Motor Sadis yang Ditembak Mati Polisi di Pasuruan : Dijuluki Raja Tega

Kronologi Penangkapan Berujung Penembakan

Kapolres memaparkan, upaya penangkapan terhadap Agus dilakukan, setelah penyelidikan intensif terkait kasus pembacokan anggota Polri di wilayah hukum Polres Lumajang.

Petugas akhirnya mengendus keberadaan tersangka di Jalan Raya Surabaya–Malang, tepatnya di Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat hendak diamankan, tersangka disebut melakukan perlawanan dan membahayakan petugas.

“Petugas sudah memberikan tembakan peringatan. Namun tersangka justru semakin brutal dan mengeluarkan senjata tajam,” ungkap Alex.

Karena situasi dinilai mengancam keselamatan petugas, aparat akhirnya melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan tersangka.

Setelah berhasil dilumpuhkan, Agus segera dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Baca juga: BREAKING NEWS Polisi Tembak Mati Begal Motor yang Serang Polisi di Lumajang

Kasus Bermula dari Pembacokan Polisi

Kasus ini menjadi perhatian publik, setelah seorang anggota Polres Lumajang, Aiptu Susanto Kurniawan, mengalami luka bacok saat berhadapan dengan komplotan pencuri.

Insiden terjadi pada Kamis (11/12/2025) di kawasan Jalan Kapten Suwandak, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, ketika dua personel kepolisian melaksanakan patroli rutin.

Petugas mencurigai dua pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor. Saat akan dilakukan pemeriksaan, keduanya melarikan diri sehingga terjadi kejar-kejaran hingga ke Jalan Gajah Mada, tepat di depan SMK Negeri 2 Lumajang.

Sepeda motor pelaku kemudian menabrak seorang pelajar. Ketika petugas berusaha mengamankan situasi, salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan menyerang polisi.

“Akibat serangan tersebut, anggota kami Aiptu Susanto Kurniawan mengalami luka bacok dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Haryoto Lumajang,” kata Kapolres.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved