Jumat, 5 Juni 2026

Terduga Pencuri Sapi di Bangkalan Tewas Ditembak Polisi Usai Duel Parang, Satu Anggota Terluka

Terduga pencuri sapi di Bangkalan, Madura, Jatim, tewas ditembak polisi usai menyerang petugas dengan parang. Satu anggota Satreskrim terluka.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Humas Polres Bangkalan
PARANG TERHUNUS - Detik-detik terduga pelaku pencurian hewan, AM, warga Desa Perreng, Kecamatan Burneh berjalan sempoyongan hingga tubuhnya lemas karena luka pada kaki kirinya akibat terjangan tiga peluru di Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur pada Sabtu (13/12/2025) dini hari. Sebelumnya, AM sempat menyabetkan parang hingga mengenai perut dan pinggang anggota Opsnal Satreskrim Polres Bangkalan, Briptu KM. 

Ringkasan Berita:
  • Terduga pencurian hewan berinisial AM tewas ditembak polisi saat melawan penangkapan di Bangkalan, Madura, Jatim.
  • Pelaku menyerang petugas dengan parang hingga satu anggota Polres Bangkalan terluka.
  • Aksi penangkapan terekam CCTV dan viral, polisi amankan satu pelaku lain.

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Upaya penangkapan terduga pelaku pencurian hewan (curwan) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur (Jatim), berakhir tragis. 

Seorang pria berinisial AM, warga Desa Perreng, Kecamatan Burneh, tewas setelah ditembak tiga peluru di bagian kaki kiri oleh personel Opsnal Satreskrim Polres Bangkalan, Sabtu (13/12/2025) dini hari.

AM mengembuskan napas terakhir setelah diduga kehabisan darah, meski sempat dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Detik-detik Briptu Khairul Mufid Disabet Parang Saat Kejar Curwan di Bangkalan

Sabet Polisi dengan Parang, Petugas Ambil Tindakan Tegas

Beberapa menit sebelum dilumpuhkan, AM sempat menyerang petugas menggunakan senjata tajam jenis parang, hingga menyebabkan Briptu KM mengalami luka sabetan di bagian perut dan pinggang.

Hingga Sabtu malam, Briptu KM masih menjalani perawatan intensif di RSUD Syamrabu Bangkalan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, mengatakan jika aksi pelaku yang terus melawan memaksa polisi mengambil tindakan tegas terukur.

“Sempat terjadi duel. Pelaku juga sempat terluka di tangannya, namun tetap tidak menyerah sehingga anggota kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur,” ujar Hendro saat menjenguk korban luka di rumah sakit.

Baca juga: Video CCTV Penembakan di Bangkalan Viral, Terduga Pencuri Hewan Tewas Saat Dikejar Polisi

Tembakan Peringatan Diabaikan, Pelaku Terus Mengancam

Hendro menjelaskan, sebelum penembakan dilakukan, petugas telah memberikan tembakan peringatan. Namun pelaku justru semakin agresif dan mengacungkan parang ke arah anggota.

“Tembakan peringatan sudah diberikan, tapi tidak diindahkan. Karena membahayakan nyawa petugas, pelaku dilumpuhkan di bagian kaki,” jelasnya.

Meski telah tertembak, pelaku masih berusaha melawan hingga akhirnya lemas. 

Kemudian, polisi segera membawanya ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Aksi Penangkapan Terekam CCTV dan Viral

Peristiwa penangkapan tersebut terekam CCTV rumah warga dan viral di media sosial. 

Dalam video berdurasi 41 detik, terlihat dua petugas mengejar seorang pria sambil berteriak “maling”. Pelaku kemudian berbalik menghunus parang, disusul suara lima kali letusan tembakan.

Residivis Curwan, Polisi Amankan Satu Pelaku Lain

Kapolres mengungkapkan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan warga, terkait pencurian sapi di sejumlah desa wilayah Kecamatan Burneh

Sebanyak sembilan personel Satreskrim diterjunkan sejak Jumat (12/12/2025) malam.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved