Jumat, 24 April 2026

Coaching Clinic First Responder, Polres Madiun Perkuat Respons Kedaruratan Sampai Tingkat Desa

materi diberikan dibagi menjadi empat pos. Mulai dari Identifikasi TKP dari Tim Inafis Polres Madiun, menyampaikan tentang menjaga Status Quo.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Deddy Humana
Tribunnews.com/Febrianto Ramadani
PENANGANAN TKP - Anggota Tim Inafis Polres Madiun memaparkan prosedur pengamanan TKP dalam Coaching Clinic First Responder di Pendopo Kantor Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Selasa (25/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Polres Madiun membuka coaching clinic penanganan darurat respons cepat pertama pada kejadian di Pendapa Kecamatan Geger.
  • Pelatihan itu menguraikan tindakan darurat dari masing-masing unit yaitu Inafis Polres Madiun, Damkar, BPBD dan Puskesmas.
  • 65 anggota yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan garda terdepan dalam menjawab laporan dari masyarakat di tingkat desa.

 


SURYA.CO.ID, MADIUN - Respons cepat atas kejadian darurat, menjadi tantangan bagi pihak berwajib  demi memperkuat kualitas penanganan. Tak terkecuali di wilayah hukum Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Sebanyak 65 anggota dari unsur Polri, TNI, Perwakilan Perguruan Silat, Linmas, dan Relawan Masyarakat, mengikuti Coaching Clinic First Responder di Pendopo Kantor Kecamatan Geger, Selasa pagi (25/11/2025).

Kapolsek Geger, AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan, 65 anggota yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan garda terdepan dalam menjawab laporan dari masyarakat di tingkat desa.

“Materinya kami menghadirkan dari Tim Inafis Polres Madiun, Damkar, BPBD Kabupaten Madiun dan juga Puskesmas Kecamatan Geger,” ujar Hafiz.

Ia memaparkan, materi diberikan dibagi menjadi empat pos. Mulai dari Identifikasi TKP dari Tim Inafis Polres Madiun, menyampaikan tentang menjaga Status Quo.

“Bila terjadi tindak pidana maka anggota yang pertama datang ke TKP bisa menjaga status tersebut, agar tidak mengaburkan atau tidak menghilangkan barang bukti pendukung, dari tahap penyidikan mengungkap perkara,” paparnya.

Penanganan Cepat Saat Kejadian

Setelah itu, lanjut Hafiz, ada juga dari Damkar mengajarkan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan, lalu juga disampaikan prosedur memadamkan api dan membantu pengamanan pada saat nanti Damkar datang di lokasi kebakaran. 

“Materi dari BPBD, mengingat Kecamatan Geger rawan angin puting beliung, diajarkan prosedur mengevakuasi korban, sampai penanganan pembersihan material sisa sisa bencana alam,” imbuhnya 

Pelatihan terakhir dari Puskesmas Geger tentang pertolongan pertama saat menemukan korban kecelakaan, baik dalam keadaan luka maupun sudah meninggal dunia di lokasi.

“Pelatihan ini adalah upaya untuk menghadirkan pelayanan masyarakat lebih cepat, khususnya keluhan maupun kejadian yang menonjol di lingkungan sekitar,” jelasnya.

Ia berharap, melalui materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan, dapat menjawab tantangan yang dihadapi oleh para anggota di lapangan.

“Ketika ada laporan kedaruratan dari masyarakat, petugas bisa segera menindaklanjutinya dengan cepat. Terlambat sedikit saja, bisa berdampak terhadap hal penting lainnya” tandas Hafiz. ****

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved