Kamis, 4 Juni 2026

Bantu Permodalan UMKM Lewat Vorsa, Pemkab Situbondo Permudah Pinjaman Dengan Bunga Nol Persen

“Kita ingin Situbondo menjadi kabupaten yang mandiri secara ekonomi, dengan UMKM sebagai penggerak utamanya,” harapnya.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono (izi hartono)
MODAL USAHA - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyerahkan pinjaman permodalan kepada pelaku UMKM di ruang Intellegency Room Pemkab Situbondo, Kamis (23/10/2025). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Pemberdayaan dan penguatan UMKM juga menjadi salah satu program penguatan ekonomi di Kabupaten Situbondo.

Salah satunya melalui program voucher usaha (Vorsa) dan pelatihan kerja serta pinjaman modal usaha 0 persen.

Program baru ini resmi diluncurkan Pemkab Situbondo, Kamis (25/10/2025) di ruang Intellegency Room Pemkab Situbondo yang dipimpin langsung Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Program inovatif unggulan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Situbondo dengan sejumlah lembaga perbankan mitra.

Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) disaksikan jajaran OPD, serta perwakilan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, program Vorsa UMKM menjadi langkah konkret pemda dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat kecil. 

“Program ini sudah lama kita gaungkan, setelah persiapan panjang akhirnya bisa dilaunching. Kita ingin membantu para pelaku usaha agar bisa berkembang tanpa terbebani bunga pinjaman. Ini bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat produktif,” ujar Mas Rio.

Dengan Vorsa UMKM ini, kata Mas Rio, maka setiap pelaku usaha mikro dapat mengajukan pinjaman maksimal hingga Rp 20 juta dengan skema pengembalian yang ringan dan mudah.

"Tujuannya agar para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan pemasaran, serta memperkuat daya saing di pasar lokal maupun regional," katanya.

Dikatakan, program Vorsa UMKM bukan bantuan, melainkan pinjaman bagi pelaku UMKM yang bunganya ditanggung Pemkab Situbondo.

Sedangkan pelaku pelaku usaha tetap memiliki kewajiban untuk menyicil ata membayar pinjaman tersebut 

Selain itu, sambung Mas Rio, pemerintah ingin memastikan setiap rupiah yang dipinjam pelaku UMKM itu benar-benar menjadi pemicu kemajuan ekonomi keluarganya. 

Bahkan sejauh ini baru PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN yang siap menerima pengajuan pinjaman dari UMKM di Situbondo

"Ini mini launching, karena dari semua perbankan hanya BTN yang siap. Nanti kalau semua perbankan sudah siap bakal ada grand launching," tegas Mas Rio.

Kepala Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Diskoperindag) Situbondo, Edi Wiyono mengatakan, target program Vorza UMKM di Situbondo ini adalah 2.400 pelaku UMKM. "Tetapi sampai saat ini masih sebanyak 1.500 UMKM yang mendaftar," kata Edi.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved