Rabu, 17 Juni 2026

Unisla Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Paciran Lamongan

Unisla melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di area pantai Tunggul, Paciran, Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id/Hanif Manshuri
PENANAMAN MANGROVE - Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggandeng pelajar, mahasiswa dan nelayan pantura Paciran melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di pesisir Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Jumat (17/10/2025). Ini upaya kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah desa untuk menangani masalah lingkungan di daerah pesisir Lamongan. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Universitas Islam Lamongan (Unisla) menunjukkan keperduliannya terhadap kondisi ekosistem pesisir pantai laut di Lamongan, Jawa Timur yang tak terjaga dan rawan abrasi.

Unisla melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di area pantai Tunggul, Paciran, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan ini dengan menggandeng  pelajar, mahasiswa,  serta nelayan pantura Paciran Lamongan.

"Gerakan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem baru yang bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat dan pantai laut Paciran bisa terjaga," ujar Rektor Unisla Lamongan, Abdul Ghofur, Jumat (17/10/2025). 

Baca juga: Kabupaten Lamongan Kini Miliki 474 KDMP, Ini Jumlah yang Sudah Mempunyai Kantor

Para mahasiswa Unisla, pelajar serta nelayan setempat mendukung langkah Unisla yang memelopori penanaman 1000 pohon mangrove yang berlangsung di pantai Tunggul, Kecamatan Paciran.

Ini menjadi bagian dari upaya kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah desa untuk menangani masalah lingkungan di daerah pesisir Lamongan.

Diungkapkan, Desa Tunggul memiliki potensi alam yang sangat besar, terutama di sektor perikanan dan peternakan.

Baca juga: Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 200 Ribu Pelanggan di Triwulan III 2025

Namun saat ini dihadapkan dengan  risiko abrasi yang semakin parah akibat kurangnya vegetasi penahan ombak. 

"Kami kaji, kami evaluasi. Dan untuk menangani kondisi pantai ini harys dilakukn penanaman mangrove," kata Ghofur.

Pohon mangrove  yang tidak hanya berfungsi sebagai perisai alami terhadap abrasi, tetapi juga diharapkan dapat membentuk ekosistem baru yang mendukung pertumbuhan biota laut.

Pihaknya menekankan pentingnya pengelolaan berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan gerakan ini.

Baca juga: Penanaman 3.000 Mangrove dan Lepas 100 Tukik di Banyuwangi untuk Jaga Lingkungan Pesisir

Ghofur juga mengungkapkan kekhawatirannya  atas kondisi ekosistem pesisir yang cukup kritis.

Dan berdasarkan analisis, area pantai Tunggul saat ini tidak memiliki tanaman penjaga pantai yang  membuatnya rentan terhadap angin kencang dan ombak besar.

Ia mencatat bahwa masalah serupa terjadi di daerah pesisir lain, seringkali akibat aktivitas reklamasi yang tidak diikuti dengan penanaman vegetasi pengganti.

Sementara itu, Kepala Desa Tunggul, Mohammad Yasin  mengapresiasi apa yang telah dilakukan Unisla untuk wilayah yang dipimpinnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved