Petani Bangkalan Penerima Terbanyak Lewat DBHCHT, Program Perlindungan Sosial Terkendala Pemahaman
Sementara keterbatasan alokasi DBHCHT serta minimnya pemahaman masyarakat masih menjadi kendala utama bagi sektor pertanian.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
“Kami mengalokasikan anggaran dari DBHCHT tahun 2025 untuk kepesertaan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan untuk 3.453 nelayan, 13.000 petani, dan 7.500 peternak melalui Diseperinaker,” tegas Lukman.
Ia menyatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bangkalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama pekerja rentan yang setiap hari berhadapan dengan resiko pekerjaan.
“Program ini menjadi bagian dari sub kegiatan Pengembangan Pelaksanaan Jamsostek dan Fasilitas Kesejahteraan Pekerja. Kami mencatat sekitar 28.000 pekerja rentan di wilayah ini sudah tercatat sebagai penerima manfaat program BPJS Ketenagakerjaan,” pungkas Lukman. *****
jaminan sosial pekerja rentan
BPJS Ketenagakerjaan
DBHCHT
DBHCHT untuk iuran BPJS
Disperinaker Bangkalan
nelayan penerima terbanyak BPJS
Jamsostek
Bangkalan
SURYA.co.id
| Pembebasan LahanFlyover Gedangan, Pemkab Sidoarjo Pastikan Warga Tak Dirugikan |
|
|---|
| Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733 |
|
|---|
| Kunjungan Wisata Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata |
|
|---|
| Pemerintah Pusat Renovasi 1.250 Rumah di Surabaya, Target Rampung Agustus 2026 |
|
|---|
| Viral Video Kejar-kejaran Polisi dengan Pelaku KDRT di Surabaya, Endingnya Damai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Jamsostek-pekerja-di-Bangkalan-1.jpg)