Dinas PUPR Kab Kediri Sebut Progres Pembangunan Jalan Stadion Gelora Daha Jayati Capai 17 Persen

Pemkab Kediri tengah mengebut akses jalan menuju Stadion Gelora Daha Jayati Kabupaten Kediri.

Penulis: Isya Anshori | Editor: irwan sy
Dinas PUPR Kabupaten Kediri
PROGRES PEMBANGUNAN - Pembangunan akses jalan menuju Stadion Gelora Daha Jayati di Desa Bulusari Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri, Senin (25/8/2025). Saat ini, progres pembangunan sudah mencapai 17 persen. Angka tersebut lebih cepat dari target awal yang diproyeksikan baru 13,2 persen hingga pekan ini. 

SURYA.co.id, KEDIRI - Pemkab Kediri tengah mengebut akses jalan menuju Stadion Gelora Daha Jayati.

Saat ini, progres pembangunan sudah mencapai 17 persen, atau disebut lebih cepat dari target awal yang diproyeksikan baru 13,2 persen hingga pekan ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, melalui Ketua Tim Teknis Bina Marga Malik Abdul Aziz menyampaikan bahwa capaian tersebut dihitung hingga Senin (25/8/2025).

"Itu progres kita sudah 17 persen sampai Senin kemarin, lebih cepat dari rencana awal yang seharusnya 13,2 persen," kata Malik, Rabu (27/8/2025).

Menurut Malik saat ini pekerjaan yang tengah berjalan meliputi pembangunan dinding penahan tanah atau retaining wall di sisi jalan.

Hal ini dilakukan karena jalur menuju stadion berbatasan langsung dengan area persawahan.

Selain itu, pengerjaan juga menyasar peninggian badan jalan menggunakan lapis pondasi agregat (LPA).

"Untuk separuh bagian selatan jalan, fondasi pertama sudah sebagian besar terlaksana. Tetapi khusus jalur di depan pintu masuk stadion masih belum karena jalur itu dipakai sebagai akses material keluar masuk pembangunan di dalam stadion," jelasnya.

Pekerjaan lainnya mencakup pemasangan batu untuk memperbaiki pasangan jalan yang sudah ada, pengerjaan urugan, perapihan di sepanjang STA 0+508, serta galian Fondasi jalan baru.

Seluruh tahapan dilakukan secara paralel untuk mengejar percepatan.

Malik menjelaskan jalan yang dibangun sepanjang 3,73 kilometer dengan lebar 7 meter dan bahu jalan masing-masing 1 meter.

Akses ini dianggap vital karena akan menjadi jalur utama kendaraan menuju stadion sekaligus menghubungkan antar desa di Kecamatan Tarokan.

Malik menambahkan, pembangunan jalan diusahakan tidak mengganggu aktivitas pembangunan stadion yang berlangsung di sisi dalam.

"Agar pekerjaan di dalam stadion dan akses jalan bisa berjalan beriringan, sementara untuk akses keluar masuk tetap kita jaga supaya tidak terhambat," terangnya.

Nantinya, badan jalan akan ditinggikan sekitar 30 sentimeter dari aspal lama.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved