Minggu, 7 Juni 2026

DPRD Jatim Desak Pemerintah Atasi Anjloknya Harga Telur: Peternak Protes

DPRD Jatim mendorong pemerintah atasi anjloknya harga telur dan rencana panggil dinas terkait di tengah keluhan peternak.

Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
istimewa/YouTube Harian Surya
GEBRAKAN WAKIL RAKYAT - Anggota Komisi B DPRD Jatim, Erma Susanti, saat hadir di Studio TribunJatim Network, Surabaya, beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Jatim berencana memanggil dinas terkait untuk membahas anjloknya harga telur di tingkat peternak.
  • Peternak mengeluh harga jual turun jauh di bawah HAP, sementara biaya pakan meningkat.
  • Aksi protes bahkan terjadi di Blitar dengan pembagian 1 juta butir telur ke masyarakat.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) meminta pemerintah pusat dan daerah segera merespons anjloknya harga telur ayam di tingkat peternak yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut dinilai dapat mengancam keberlangsungan usaha peternak jika tidak segera ditangani.

DPRD Jatim melalui Komisi B berencana memanggil dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, untuk meminta penjelasan sekaligus mencari solusi konkret atas fenomena tersebut.

Baca juga: Harga Telur Terus Turun, Peternak Jatim Rugi Capai Rp3 Juta per Hari

DPRD Jatim Siapkan Pemanggilan Dinas Terkait

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Erma Susanti, menegaskan pihaknya memberi perhatian serius terhadap kondisi harga telur yang terus merosot di tingkat peternak.

“Komisi B memang rencana demikian (memanggil dinas terkait),” ujarnya saat dikonfirmasi SURYA.co.id dari Surabaya, Selasa (2/6/2026).

Ia menambahkan, DPRD Jatim tidak ingin kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, karena dapat berdampak pada keberlangsungan usaha peternak ayam petelur.

PETERNAK MENJERIT - Salah seorang pekerja peternakan ayam petelur di Desa Sidokerto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sedang memanen telur ayam pada Minggu (24/5/2026). Peternak ayam petelur kini sedang mengeluhkan dan menjerit akibat harga jual telur ayam yang anjlok tak kunjung kembali normal
PETERNAK MENJERIT - Salah seorang pekerja peternakan ayam petelur di Desa Sidokerto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sedang memanen telur ayam pada Minggu (24/5/2026). Peternak ayam petelur kini sedang mengeluhkan dan menjerit akibat harga jual telur ayam yang anjlok tak kunjung kembali normal (Surya.co.id/Fatimatuz Zahro)

Baca juga: Harga Telur Anjlok, Pemprov Jatim Siapkan Subsidi Jagung untuk Peternak

Harga Telur Turun di Bawah Harga Acuan Pemerintah

Para peternak di sejumlah wilayah Jawa Timur mengeluhkan harga telur yang terus turun dalam dua bulan terakhir. Saat ini, harga telur di tingkat peternak hanya berada di kisaran Rp21.000 per kilogram (kg).

Padahal, harga acuan pemerintah (HAP) berada di kisaran Rp24.500 hingga Rp26.500 per kg.

Kondisi yang dikeluhkan peternak:

  • Harga telur turun signifikan dalam 2 bulan terakhir
  • Biaya pakan justru mengalami kenaikan
  • Peternak terancam merugi hingga berpotensi gulung tikar

Dorongan Subsidi Pakan dan Penyerapan Program MBG

Untuk merespons kondisi tersebut, pemerintah sebelumnya disebut tengah menyiapkan skema subsidi harga jagung melalui Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian.

DPRD Jatim juga mendorong agar kebijakan tersebut diperkuat, termasuk memperluas penyerapan telur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Memang perlu, khususnya subsidi pakan ayam agar peternak tidak kolaps,” kata Erma.

Aksi Peternak: Bagi-Bagi 1 Juta Telur di Blitar

Protes peternak juga terjadi di wilayah Blitar. Ratusan peternak ayam petelur menggelar aksi damai dengan membagikan telur gratis kepada masyarakat di depan Kantor Bupati Blitar, Senin (1/6/2026).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas anjloknya harga telur di tingkat kandang.

Fakta aksi peternak Blitar:

  • Sekitar 1 juta butir telur dibagikan gratis
  • Melibatkan 200 unit mobil pikap
  • Diikuti peternak dari Blitar, Tulungagung, Kediri dan Trenggalek

Peternak Minta Harga Stabil Sesuai HAP

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved