Senin, 20 April 2026

Pansus LKPJ DPRD Jatim: Indeks Lingkungan Hidup 2025 Belum Capai Target

Pansus LKPJ DPRD Jatim menyoroti target Indeks Lingkungan Hidup 2025 yang tak tercapai, meski 5 IKU lainnya sukses melampaui target.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Yusron Naufal Putra
RAPAT PARIPURNA - Suasana Rapat Paripurna DPRD Jatim yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/4/2026). Dalam rapat paripurna tersebut, Pansus LKPJ tahun 2025 menyampaikan laporan. 
Ringkasan Berita:
  • Indeks Lingkungan Hidup Jatim 2025 mencapai 73,43, masih di bawah target 74,00-74,17 meski meningkat dari tahun sebelumnya.
  • Sebanyak 5 dari 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) seperti Pertumbuhan Ekonomi dan IPM berhasil melampaui target yang ditetapkan.
  • Pansus DPRD Jatim menyatakan LKPJ Gubernur 2025 layak dibahas lebih lanjut meski 40 persen data IKD tidak tersedia di dokumen.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2025 yang dibentuk DPRD Jatim memberikan catatan serius terhadap capaian lingkungan hidup.

DPRD Jatim menyoroti Indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks Lingkungan Hidup, yang dinilai belum memenuhi target yang ditetapkan dalam dokumen perencanaan.

Berdasarkan catatan Pansus DPRD Jatim, realisasi Indeks Lingkungan Hidup Jawa Timur berada di angka 73,43, sementara target yang dicanangkan adalah 74,00 hingga 74,17.

Satu-satunya Target IKU yang Meleset

Juru Bicara Pansus DPRD Jatim, Adam Rusydi, menjelaskan bahwa meski secara angka terdapat kenaikan dari tahun 2024 (71,23), namun capaian 2025 tetap belum memenuhi ekspektasi.

"Masih terdapat 1 IKU belum memenuhi target," tegas Adam saat membacakan laporan dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, di Surabaya, Senin (6/4/2026).

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono, serta dihadiri langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak.

Capaian Ekonomi dan IPM yang Melampaui Target

Meski sektor lingkungan disorot, Pansus memberikan apresiasi atas performa 5 IKU lainnya yang berhasil melampaui target secara signifikan:

  • Pertumbuhan Ekonomi: Terealisasi 5,33 persen (Target 4,80-5,20 persen).
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Terealisasi 76,13 (Target 75,70-76,05).
  • Tingkat Pengangguran Terbuka: Turun ke 3,71 persen (Target 3,90-4,49 persen).
  • Indeks Kesalehan Sosial: Terealisasi 77,49 (Target 75,90-77,40).
  • Indeks Gini: Terealisasi 0,359 (Target 0,371-0,381).

Pansus juga mencatat angka kemiskinan berhasil ditekan ke angka 9,3 persen, dari target maksimal 9,40 persen.

Sorotan Data IKD yang Tidak Tersedia

Selain IKU, Pansus mengkritisi 67 Indikator Kinerja Daerah (IKD) yang tidak dapat diukur, karena ketiadaan data dalam dokumen LKPJ Akhir Tahun 2025.

Terdapat pula 13 IKD yang gagal mencapai target, di antaranya adalah angka keberhasilan pengobatan Tuberkulosis (TB) dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Pansus DPRD Jatim menekankan, agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat memperbaiki akurasi data dan mengeliminasi kelemahan koordinasi pada pembahasan tahap selanjutnya.

Tren Lingkungan Hidup Jatim

Sebagai informasi, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan indikator komposit dari kualitas air, udara, dan tutupan lahan.

Dalam tiga tahun terakhir, Jawa Timur terus berupaya meningkatkan luasan hutan dan kualitas air sungai besar seperti Sungai Brantas, namun tantangan industrialisasi tetap menjadi hambatan utama.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved