Kamis, 23 April 2026

Skor Indeks Satu Data Indonesia 2025 Jawa Timur Jadi yang Tertinggi se-Indonesia

Pemprov Jatim kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mencatatkan skor Indeks Satu Data Indonesia (SDI) Tahun 2025

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: irwan sy
istimewa
SATU DATA INDONESIA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam satu kesempatan. Selasa (13/1/2026), Khofifah menyampaikan Pemprov Jatim mencatatkan skor Indeks Satu Data Indonesia (SDI) Tahun 2025 tertinggi nasional sebesar 90,13. 

Ringkasan Berita:
  • Pemprov Jatim mencatat skor Indeks Satu Data Indonesia 2025 tertinggi nasional 90,13, naik 13,17 poin dari 2024.
  • Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif penguatan tata kelola data lintas perangkat daerah.
  • SDI menjadi fondasi transformasi digital dan kebijakan pembangunan berbasis data terpadu.
  • Pemprov berkomitmen menjaga capaian lewat penguatan SDM, sistem, dan kolaborasi kabupaten/kota.

 

SURYA.co.id | SURABAYA – Pemprov Jatim mencatatkan skor Indeks Satu Data Indonesia (SDI) Tahun 2025 jadi yang tertinggi nasional sebesar 90,13.

Prestasi membanggakan tersebut tertuang dalam surat Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas Nomor 25406/D.03/PP.08/12/2025 tanggal 31 Desember 2025.

Baca juga: Indeks Pelayanan Publik Jatim 2025 Tertinggi Nasional di Angka 4,75, Khofifah: Hasil Kerja Kolektif

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa keberhasilan peringkat satu nasional Indeks SDI 2025 merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang secara konsisten memperkuat penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, Jawa Timur berhasil meraih peringkat satu nasional Indeks Satu Data Indonesia Tahun 2025. Lonjakan nilai indeks ini menunjukkan bahwa penguatan tata kelola data yang kita lakukan selama ini berjalan konsisten dan memberikan hasil nyata,” ujarnya di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (13/1/2026).

Capaian tersebut meningkat tajam sebesar 13,17 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka 76,96, dan menempatkan Jawa Timur di posisi teratas nasional, mengungguli sejumlah provinsi besar lain seperti Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.

Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan Jawa Timur dalam membangun tata kelola data pemerintahan yang kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai fondasi transformasi digital.

Fondasi Strategis Pembangunan Daerah

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar prestasi administratif, melainkan fondasi strategis bagi pembangunan daerah yang berbasis data dan bukti.

“Transformasi digital pemerintahan tidak akan berjalan optimal tanpa data yang akurat, mutakhir, dan terpadu. Karena itu, Satu Data Indonesia menjadi instrumen penting agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar berbasis data dan tepat sasaran,” tegasnya.

Keberhasilan Jawa Timur meraih peringkat satu nasional Indeks SDI juga mencerminkan semakin menguatnya budaya kerja berbasis data di lingkungan birokrasi.

Data kini tidak hanya dikumpulkan sebagai kewajiban administratif, tetapi dimanfaatkan secara aktif dalam perencanaan, pengambilan keputusan, hingga evaluasi pembangunan daerah.

“Kami mendorong agar setiap program dan kebijakan pemerintah daerah disusun berdasarkan data yang valid. Dengan tata kelola data yang kuat, pemerintah dapat bekerja lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” lanjut Gubernur Khofifah.

Penguatan penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Jawa Timur ini diharapkan memberikan dampak nyata, mulai dari meningkatnya transparansi pemerintahan, kemudahan akses informasi publik, hingga kualitas layanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Data yang terbuka dan terkelola dengan baik juga menjadi sarana penting untuk memperkuat partisipasi publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Gubernur Khofifah bersyukur bahwa Kementerian PPN/Bappenas RI telah melakukan Evaluasi Penyelenggaraan Satu Data Indonesia sebagai bagian dari indikator Prioritas Nasional 7 dalam RPJMN 2025–2029.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved