Sabtu, 2 Mei 2026

Citizen Reporter

Siapkan Lulusan Berkompeten, Institut STTS Gelar Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dasar

Institut STTS menyelenggarakan Pelatihan K3 Dasar bertajuk “Mempersiapkan Insan Industri yang Kompeten & Berbudaya K3”

Tayang:
Editor: Musahadah
istimewa
K3 - Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dasar bertajuk “Mempersiapkan Insan Industri yang Kompeten & Berbudaya K3”, yang digelar Institut STTS pada Rabu (26/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Institut STTS menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dasar bertajuk “Mempersiapkan Insan Industri yang Kompeten & Berbudaya K3”, pada Rabu (26/11/2025).
  • Kegiatan ini diikuti 50 mahasiswa dari berbagai program studi. 
  • Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan lulusan yang kompeten secara holistik.

 

SURYA.CO.ID - Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institut STTS) kembali menegaskan komitmennya mempersiapkan lulusan yang kompeten secara holistik.

Melalui Program Studi Teknik Industri, Institut STTS menyelenggarakan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dasar bertajuk “Mempersiapkan Insan Industri yang Kompeten & Berbudaya K3”, pada Rabu (26/11/2025).

Kegiatan yang digelar di Kampus Institut STTS ini diikuti 50 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi dari program studi Teknik Industri, Teknik Elektro, Desain Produk, hingga Informatika Program Profesional.

Ketua Program Studi Teknik Industri, Kelvin, ST., MM., menyatakan pelatihan ini merupakan aspek wajib yang harus dikuasai calon tenaga profesional sebelum memasuki dunia kerja.

"Keselamatan kerja merupakan aspek yang wajib dipahami oleh setiap individu. Melalui pelatihan ini, kami berharap mahasiswa dapat bekerja dengan cerdas, sadar, dan peduli. Selain itu, pelatihan ini juga bersertifikat yang tentunya akan sangat berguna bagi mahasiswa ketika akan terjun ke dalam dunia industri," tegas Kelvin.

Baca juga: STTS Surabaya Kunjungi Google dan KMUTT Thailand, Bangun Jejaring Global Teknologi dan Akademik

Pelatihan ini mencakup materi teori dan praktik dasar-dasar K3, P3K, dan pemadaman kebakaran.

Pada sesi teori Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), mahasiswa dibekali pengetahuan fundamental mengenai penanganan medis awal.

Sebagai contoh penanganan henti jantung dan teknik bebat serta angkat korban yang patah kaki.

Pemahaman ini krusial agar peserta mampu memberikan bantuan cepat dan tepat kepada rekan kerja yang mengalami insiden, menjadi langkah awal yang menentukan sebelum penanganan medis profesional tiba.

Edukasi Pemadaman Kebakaran

Pelatihan ini tidak hanya fokus pada teori Dasar-Dasar K3 dan P3K, tetapi juga membahas penanganan darurat kebakaran. 

Praktisi dari PT Semen Indonesia, Harto Agiyanto, hadir membawakan edukasi komprehensif yang bertujuan meluruskan persepsi umum tentang penanggulangan api.

Harto menjelaskan konsep dasar api, peran oksigen, dan alasan mengapa tidak semua api dapat langsung disiram air. 

Dia juga memberikan contoh penanganan api kecil, yaitu menggunakan kain basah atau kain tebal yang dibasahi untuk menutup sumber api dan membatasi suplai oksigen agar api tidak membesar.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved