SGN Gerak Cepat Serap 656 Ribu Ton Tebu Petani Blora
PT SGN gerak cepat menyerap 656.304 ton tebu petani Blora ke PG Rendeng demi menyelamatkan hasil panen.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dyan Rekohadi
"Kami melalui PG Rendeng menyatakan kesiapan menyerap tebu petani Blora dengan kapasitas sekitar 150 hingga 200 rit per hari. Langkah ini diambil sebagai solusi jangka pendek agar tebu petani tidak terlambat digiling yang dapat menurunkan rendemen dan kualitas produksi gula nasional," terang Edi.
Sekitar 70 kilometer dari PG GMM yang selama ini menjadi salah satu acuan petani.
“Pihak petani berharap ada penyesuaian jaminan rendemen agar tetap kompetitif dan menguntungkan. APTRI bersama petani meminta skema nilai sesuai ketetapan pemerintah sehingga petani tidak mengalami kerugian akibat biaya distribusi tambahan," imbuh Anton Sudibyo, Sekretaris APTRI Blora.
Belum beroperasinya PG GMM membuat petani harus mencari alternatif pabrik gula lain untuk menggiling tebunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/SGN-blora.jpg)