SGN Gerak Cepat Serap 656 Ribu Ton Tebu Petani Blora
PT SGN gerak cepat menyerap 656.304 ton tebu petani Blora ke PG Rendeng demi menyelamatkan hasil panen.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
SURYA.CO.ID - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) mencatatkan kinerja yang cukup serius dalam musim giling tebu di tahun 2026 ini dengan menggiling sebanyak 656.304 ton tebu hingga Jumat (29/5/2026).
Langkah cepat itu dilakukan sebagai solusi nyata guna menjaga stabilitas produksi gula konsumsi secara nasional.
Baca juga: SGN dan BUMN Pangan Dukung Swasembada Gula 2026 Lewat Konsolidasi 36 Pabrik Gula
Strategi Optimalisasi Giling Nasional
Direktur Operasional PT SGN, Kuntoro Boga Andri, menyampaikan kinerja ini di sela kunjungannya ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, dan beraudensi dengan Bupati Blora, Arief Rohman dan jajaran terkait.
"Kami menegaskan bahwa perusahaan hadir untuk memastikan hasil panen petani tetap terserap dan musim giling berjalan optimal di tengah tantangan operasional yang ada," kata Kuntoro.
Pemerintah terus mendorong percepatan swasembada gula konsumsi melalui revitalisasi pabrik gula dan penguatan kemitraan dengan petani tebu.
"Oleh karena itu, keberlangsungan musim giling tahun ini menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas produksi gula nasional," tambah Kuntoro.
Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa Jateng menjadi salah satu sentra produksi tebu penting di Indonesia.
"Kabupaten Blora termasuk daerah yang memiliki potensi pengembangan tebu rakyat cukup besar. Langkah cepat PT SGN dinilai menjadi bentuk nyata dukungan BUMN gula terhadap petani di tengah situasi yang belum ideal," ungkapnya.
“PT SGN berupaya memberikan solusi terbaik bagi petani tebu Blora agar hasil panen tetap terselamatkan. Kami terus melakukan koordinasi lintas pabrik gula untuk mengatur kapasitas giling dan distribusi tebu secara bertahap sehingga pelayanan kepada petani tetap berjalan optimal,” terang Kuntoro.
Baca juga: PT SGN Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Banjir Bone
Respon Pemerintah Kabupaten Blora
Komitmen PT SGN ini mendapat perhatian positif dari Bupati Blora Arief Rohman.
"Kami dari Pemkab Blora mengapresiasi langkah PT SGN yang menyerap tebu petani Blora ke PG-PG dibawah SGN," ujar Arif.
"Langkah ini kami harapkan bisa mendorong agar proses penyerapan berjalan cepat sehingga tidak terjadi penumpukan tebu di lahan petani. Sebab, keterlambatan tebang dan giling dapat menyebabkan penurunan kadar gula serta kerugian ekonomi bagi petani," ungkap Arief.
Edy Purnomo, perwakilan Regional Head 1 Jateng PT SGN menambahkan, pihaknya telah berkomitmen untuk menyerap tebu petani Kabupaten Blora guna menyelamatkan hasil panen di tengah belum beroperasinya Pabrik Gula Gendhis Multi Manis (PG GMM).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/SGN-blora.jpg)