Merdeka Perkuat SDM Lokal di Wilayah Lingkar Tambang
Upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan masyarakat lingkar tambang
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- PT Merdeka Copper Gold memperkuat pengembangan SDM lokal lewat fasilitas pendidikan, beasiswa, pelatihan kerja, dan penguatan kapasitas guru di wilayah lingkar tambang.
- Program PPM 2025 mencakup pendampingan sekolah, kursus komputer & bahasa Inggris gratis, serta beasiswa bagi siswa/mahasiswa di Banyuwangi dan daerah lain.
- Dukungan juga berupa implementasi Kurikulum Merdeka, insentif guru honorer, mine tour, pelatihan dump truck, hingga kerja sama beasiswa dengan universitas lokal.
SURYA.co.id, SURABAYA – PT Merdeka Copper Gold Tbk atau Merdeka memperkuat upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal melalui penyediaan dan peningkatan fasilitas pendidikan, beasiswa, penguatan kapasitas guru, serta pelatihan kerja di wilayah lingkar tambang Grup Merdeka.
Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro, mengatakan upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan masyarakat lingkar tambang menjadi bagian penting dari investasi sosial perusahaan.
“Bagi Merdeka, pendidikan adalah bagian penting dari investasi sosial perusahaan. Kami ingin masyarakat di sekitar wilayah operasional memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan, keterampilan, dan kesempatan untuk berkembang seiring pertumbuhan perusahaan,” kata Albert dalam rilis yang dikirimkannya ke SURYA.co.id, Jumat (29/5/2026).
Progam Pendidikan
Sepanjang 2025, program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan dijalankan di berbagai wilayah operasional Grup Merdeka, mulai dari Banyuwangi, Gorontalo, Morowali, Konawe, hingga Maluku Barat Daya.
Program ini mencakup pendampingan sekolah, penyediaan fasilitas belajar, beasiswa, pelatihan berbasis keterampilan kerja, penguatan kapasitas guru, serta pengenalan dunia industri bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat lokal.
"Di Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (BSI) meresmikan Rumah Pintar pertama di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Pesanggaran, pada November 2025," jelas Albert.
Fasilitas ini menjadi pusat pembelajaran nonformal bagi pelajar di wilayah lingkar tambang, dengan enam ruang kelas berpendingin udara, mushola, dapur, toilet,
serta ruang UMKM.
Dua program utama yang telah berjalan adalah kursus komputer gratis dan kursus bahasa Inggris gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Implementasi Kurikulum Merdeka
Di Maluku Barat Daya, Tambang Tembaga Wetar yang dikelola PT Batutua Kharisma Permai dan PT Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) memberikan beasiswa kepada 162 siswa dan mahasiswa dari enam desa sekitar wilayah operasional, yakni Lurang, Uhak, Naumatang, Esulit, Nabar, dan Eray.
"Program lainnya mencakup pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka bagi 33 guru, bantuan fasilitas sekolah bagi 800 siswa di wilayah Ring I dan II, serta honorarium bagi enam guru TK non-ASN/PNS yang mendukung pendidikan 109 anak Taman Kanak-kanak (TK)," ungkap Albert.
Dukungan pengembangan SDM lokal juga dijalankan PT Merdeka Battery Materials Tbk melalui anak-anak usahanya di wilayah operasi nikel, yaitu PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) dan PT Merdeka Tsingshan Indonesia (MTI).
Di Konawe, SCM menggelar Mine Tour bagi 90 guru dan tenaga kesehatan, memberikan beasiswa pendidikan tinggi kepada 97 mahasiswa, insentif bagi 48 guru honorer, serta pelatihan dasar dump truck bagi 16 pemuda lokal.
"SCM juga menjalin kerja sama beasiswa dengan Universitas Lakidende dan menyediakan fasilitas olahraga bagi siswa di sekitar wilayah operasional," ungkap Albert.
BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE
| Jadwal SPMB Surabaya 2026 yang Akan Dimulai Pekan Depan, Ini 4 Kesalahan yang Bisa Jadi Kendala |
|
|---|
| Rekam Jejak Andre Prasetyo Anggota DPRD yang Akan Panggil Panitia Paskibraka Imbas Kasus Cathlyn |
|
|---|
| Rezeki Nomplok Cathlyn Yvaine Usai Dicoret Jadi Paskibraka Nasional, Dapat Beasiswa S1 dari INTI |
|
|---|
| Lonjakan Penumpang KAI Daop 7 Madiun Selama Libur Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Siapa Bagas? Anak Pertama 1 Keluarga Meninggal Kaku Saat Camping di Temanggung, Fotografer Keraton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/SDM-LOKal-bagian-penting-dari-investasi-sosial-perusahaan.jpg)