Minggu, 31 Mei 2026

Berita Viral

Rekam Jejak Andre Prasetyo Anggota DPRD yang Akan Panggil Panitia Paskibraka Imbas Kasus Cathlyn

Polemik pencoretan Cathlyn dari calon Paskibraka Nasional memicu DPRD Sulsel memanggil Kesbangpol untuk klarifikasi seleksi.

Tayang:
Tribun Timur
PANGGIL PANITIA - Andre Prasetyo Tanta, silaturahmi ke kantor redaksi tribun timur jalan Cendrawasih Makassar, Senin (28/1/2019). Andre bakal memanggil panitia seleksi paskibraka nasional imbas kasus Cathlyn. 

Ringkasan Berita:
  • Nama Cathlyn dicoret dari calon Paskibraka Nasional Sulsel
  • DPRD Sulsel jadwalkan RDP bersama Kesbangpol pada 2 Juni 2026
  • Kesbangpol menyebut seleksi berdasarkan peringkat nilai tertinggi
  • Dugaan isu rasisme ikut mencuat dalam polemik seleksi Paskibraka

 

SURYA.co.id – Nama Cathlyn Yvaine Lesmana menjadi sorotan publik setelah tidak lagi masuk dalam daftar calon Paskibraka Nasional perwakilan Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Namanya kemudian digantikan oleh peserta lain dari salah satu kabupaten di Sulsel, yang memicu perdebatan di tengah proses seleksi tersebut.

Menanggapi hal itu, DPRD Sulawesi Selatan berencana memanggil Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel serta pihak terkait lainnya melalui rapat dengar pendapat (RDP) yang dijadwalkan pada Juni 2026.

Anggota Komisi C DPRD Sulsel, Andre Prasetyo Tanta, menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan seluruh proses seleksi berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Anggota DPRD Sulsel juga sudah sepakat mengagendakan RDP bersama seluruh pihak yang terkait untuk mengetahui secara jelas proses seleksi calon Paskibraka yang akan dikirimkan ke Jakarta ini.

"Meminta agar secepatnya kita melaksanakan rapat dengar pendapat bersama dengan Kapolda Provinsi Sulawesi Selatan dan seluruh panitia seleksi Paskibraka yang akan dikirimkan ke nasional untuk kita mengetahui permasalahan ini," katanya, dikutip SURYA.co.id dari Tribunnews.

"Insyaallah kami akan agendakan nanti di hari Selasa tanggal 2 (Juni 2026)," lanjutnya.

Kesbangpol Sulsel Siap Bertanggung Jawab atas Seleksi

BANTAH - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulsel Bustanul Arifin (kanan) membantah pencoretan nama Cathlyn Yvaine Lesmana, sebagai calon Paskibraka tingkat nasional, diwarnai kecurangan. 
BANTAH - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulsel Bustanul Arifin (kanan) membantah pencoretan nama Cathlyn Yvaine Lesmana, sebagai calon Paskibraka tingkat nasional, diwarnai kecurangan.  (kolase Tribun Timur/instagram)

Di sisi lain, Kepala Kesbangpol Sulawesi Selatan, Bustanul Arifin, menyatakan pihaknya siap memberikan penjelasan dan mempertanggungjawabkan hasil seleksi Paskibraka tingkat nasional.

"Bisa sekali (dipertanggungjawabkan). Makanya saya bilang kalau hanya yang dipersoalkan hanya seleksinya, saya siap 24 jam," ujarnya.

Namun ia menyayangkan munculnya dugaan isu rasisme yang dikaitkan dengan pencoretan nama Cathlyn.

"Tapi, ini menyangkut rasisme, ada unsur rasis di dalamnya sehingga saya kurang enak untuk mendengar itu," jelas Bustanul.

Bustanul juga menjelaskan bahwa Cathlyn sebenarnya lolos sebagai anggota Paskibraka tingkat provinsi. Namun, untuk seleksi nasional, peserta dipilih berdasarkan peringkat tertinggi.

Ia menegaskan bahwa hanya tiga pasang putra-putri dengan nilai terbaik yang dikirim ke tingkat nasional.

"Kalau kuotanya tujuh, Cathlyn ini dikirim ke pusat," ujarnya.

Baca juga: Rezeki Nomplok Cathlyn Yvaine Usai Dicoret Jadi Paskibraka Nasional, Dapat Beasiswa S1 dari INTI

Rekam Jejak Andre Prasetyo

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved