Laba Wismilak Melonjak 102 Persen, Penjualan Tembus Rp1,6 Triliun
Wismilak mencatat laba bersih Rp148 miliar pada Kuartal I 2026, naik 102 persen dengan penjualan mencapai Rp1,6 triliun.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- PT Wismilak Inti Makmur Tbk mencatat penjualan Rp1,6 triliun pada Kuartal I 2026, naik 18,3 persen dibanding tahun lalu.
- Laba bersih perseroan melonjak 102,7 persen menjadi Rp148 miliar dengan segmen sigaret kretek mesin (SKM) sebagai motor pertumbuhan utama.
- Wismilak juga membagikan dividen tunai sekitar Rp217,8 miliar dan memperkuat strategi lewat inovasi produk, distribusi, serta program keberlanjutan.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Wismilak Inti Makmur Tbk mencatatkan pertumbuhan kinerja yang kuat pada Kuartal I 2026. Perseroan membukukan penjualan bersih konsolidasian sebesar Rp1,6 triliun atau naik 18,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tak hanya penjualan, laba bersih perusahaan juga melonjak signifikan menjadi Rp148 miliar atau tumbuh 102,7 persen dibandingkan Kuartal I 2025 yang sebesar Rp73,1 miliar.
Direktur Wismilak, Surjanto Yasaputera, mengatakan pencapaian tersebut didorong strategi penguatan merek dan optimalisasi distribusi di tengah pasar yang terus berubah.
“Kami berorientasi pada pertumbuhan dengan merespons tren pasar yang sangat dinamis,” kata Surjanto dalam paparan publik daring, Senin (18/5/2026).
Segmen SKM Jadi Motor Pertumbuhan
Surjanto menjelaskan, sepanjang Kuartal I 2026, segmen sigaret kretek mesin (SKM) menjadi kontributor utama pertumbuhan perusahaan.
Segmen tersebut mencatat kenaikan omzet hampir 40 persen dengan pertumbuhan volume sekitar 30 persen.
Menurutnya, Wismilak mengandalkan segmen medium price untuk menjaga volume penjualan di tengah tekanan kenaikan cukai rokok yang rata-rata mencapai 10 persen per tahun sejak 2020.
Selain SKM, lini bisnis filter juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan kenaikan penjualan sebesar 23 persen.
Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Wismilak juga aktif meluncurkan produk baru di berbagai segmen, mulai dari sigaret kretek tangan (SKT), SKM, cerutu, hingga filter rod.
- Memperkuat distribusi dan merek
- Fokus pada segmen medium price
- Mengembangkan produk rasa dan teknologi kapsul
- Mendorong pertumbuhan bisnis filter
- Memperluas inovasi SKT slim klik
Hadirkan Kretek Slim Klik Pertama
Di segmen SKT, Wismilak memperkenalkan produk baru bernama Wismilak Kretek Slim Klik.
Produk tersebut diklaim sebagai kretek slim klik pertama di Indonesia dan diharapkan mampu menarik konsumen baru tanpa menghilangkan karakteristik utama kretek.
“Kami terus fokus merespon tren juga preferensi konsumen yang saat ini terus berkembang dengan berbagai varian rasa serta pengalaman dalam menikmati produk,” ujar Surjanto.
Ia menambahkan perusahaan juga terus memperkuat saluran distribusi dan menerapkan smart manufacturing agar proses produksi lebih efektif dan efisien.
Fundamental Keuangan Semakin Kuat
Tak hanya kinerja kuartalan, Wismilak juga mencatat hasil positif sepanjang tahun buku 2025.
Perseroan membukukan penjualan Rp6,4 triliun atau naik 34,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp4,7 triliun.
Wismilak
laba Wismilak
saham WIIM
industri rokok
SKM Wismilak
dividen Wismilak
Surjanto Yasaputera
Surabaya
Meaningful
Multiangle
| Pembangunan Gedung Baru Sekolah Rakyat Capai 58 Persen, Ini Kata Bupati Jombang |
|
|---|
| 110 Guru Tulungagung Bertolak ke Jakarta Kawal Revisi UU Sisdiknas |
|
|---|
| Sambut HUT ke-108 Kota Madiun Siapkan Kirab Pesilat Hingga Pesta Rakyat |
|
|---|
| Berangkat Haji, Eri Cahyadi Tunjuk Armuji Jadi Pelaksana Harian Wali Kota Surabaya |
|
|---|
| 55 Bhikkhu Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Sebagai Simbol Toleransi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Surjanto-Yasaputera-Direktur-Wismilak-saat-memaparkan-kinerja-Wismilak-secara-daring.jpg)