Selasa, 12 Mei 2026

Surveyor Indonesia Luncurkan SIClirisk, Dukung Mitigasi Perubahan Iklim

PT Surveyor Indonesia (Persero) mendukung upaya pemerintah dalam hal mitigasi atas perubahan iklim yang terjadi. 

Tayang:
istimewa/Surveyor Indonesia
LUNCURKAN SICLIRISK - Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi. Pihaknya memberikan dukungan ke pemerintah dalam hal mitigasi atas perubahan iklim yang terjadi dengan meluncurkan SIClirisk, solusi digital untuk menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks. 
Ringkasan Berita:
  • Survei Perubahan Iklim, 98 persen masyarakat Indonesia percaya perubahan iklim nyata, 81 persen meyakini aktivitas manusia sebagai penyebab utama.
  • Bappenas menegaskan ekonomi hijau jadi inti strategi pembangunan nasional untuk mitigasi risiko iklim dan bencana.
  • PT Surveyor Indonesia luncurkan SIClirisk, platform digital untuk analisis dan mitigasi risiko iklim berbasis data satelit dan geospasial.

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Laporan survei Burson Data, Insights & Intelligence bersama Global Methane Hub tahun 2025 menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia percaya perubahan iklim nyata, dengan 81 persen meyakini aktivitas manusia sebagai penyebab utama.

Pemerintah melalui Bappenas menegaskan, tantangan iklim dan risiko bencana hidrometeorologi menjadikan ekonomi hijau sebagai inti strategi pembangunan nasional untuk mencegah kerugian ekonomi.

Mitigasi Perubahan Iklim

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi menyebutkan, pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam hal mitigasi atas perubahan iklim yang terjadi. 

"Hal ini wujud komitmen kami mendukung ekonomi hijau yang dicanangkan pemerintah. Perubahan iklim tidak hanya menjadi perhatian pemerintah, tapi juga perlu langkah strategis yang dilakukan para dunia usaha dan masyarakat," kata Fajar dalam rilia yang dikirimkan ke SURYA.co.id, Sabtu (9/5/2026).

Perubahan iklim tidak hanya menjadi isu lingkungan, tetapi telah menjadi faktor risiko yang perlu dimitigasi secara terukur oleh dunia usaha. 

Perusahaan membutuhkan pendekatan berbasis data untuk memahami potensi risiko yang dapat mempengaruhi operasional, aset, maupun keberlanjutan usaha ke depan.

"Selain itu, kebutuhan terhadap sustainability assurance dan climate risk assessment juga terus meningkat seiring berkembangnya implementasi prinsip ESG di berbagai sektor industri," tambahnya.

Solusi Digital SIClirisk

Saat ini, pihaknya telah meluncurkan SIClirisk, yaitu solusi digital untuk menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.

Pengembangan SIClirisk merupakan bagian dari strategi PT Surveyor Indonesia dalam memperkuat Green Services dan Sustainability Assurance sebagai bagian dari transformasi industri TICC (Testing, Inspection, Certification, and Consultation).

Fajar menambahkan, melalui SIClirisk, para pelaku usaha dapat terbantu dalam melakukan identifikasi, analisis, serta mitigasi risiko iklim secara lebih komprehensif. 

"Harapannya, SIClirisk dapat mendukung pelaku usaha dalam memperkuat manajemen risiko iklim, meningkatkan transparansi sustainability, serta mendukung transformasi menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan," imbuh Fajar.

Fitur yang Disediakan

SIClirisk disiapkan dengan dashboard interaktif yang mengintegrasikan berbagai layer data seperti tutupan lahan, deforestasi, emisi, konservasi, serta analitik risiko iklim berbasis data citra satelit dan geospasial.

Platform ini juga menyediakan berbagai fitur seperti Climate Risk Rating, Carbon Stock Mapping, Flood Risk Assessment, Hydrology Modelling System, Early Warning System, Sustainability Planning, hingga Green Financing Support.

BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved