Minggu, 7 Juni 2026

PGN Sosialisasi Jargas di Jombang, Warga Diajari Mitigasi Kebocoran Gas Bumi

PGN edukasi keselamatan penggunaan gas bumi di Jombang Jatim, 4.859 pelanggan jargas diajari cara tangani kebocoran dan manfaat gas bumi.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi PGN
TANGGAP DARURAT - Area Head PGN Area Sidoarjo, Heri Frastiono, saat menjelaskan tentang keselamatan penggunaan gas bumi yang bertempat di Balai Kelurahan Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Langkah rutin ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai mitigasi risiko serta mengoptimalkan pemanfaatan jargas rumah tangga yang menjadi program strategis pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada impor LPG. 

Ringkasan Berita:
  • PGN mengedukasi 4.859 pelanggan di Kelurahan Pesantren Jombang Jawa Timur (Jatim) mengenai prosedur mitigasi kebocoran gas bumi secara mandiri.
  • Petugas PGN di lapangan kini dilengkapi teknologi Laser Mini Methane (LMM) untuk mendeteksi kandungan gas secara cepat dan akurat.
  • Gas bumi diklaim lebih efisien untuk UMKM dan rumah tangga karena sistem pembayaran transparan berbasis volume meteran.

SURYA.CO.ID, JOMBANG - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menggelar sosialisasi dan edukasi keselamatan penggunaan gas bumi di Balai Kelurahan Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim).

Kegiatan ini merupakan langkah rutin untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait mitigasi risiko, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan jaringan gas (jargas) rumah tangga sebagai program strategis pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor LPG.

Ribuan Pelanggan Jargas PGN di Jombang

Area Head PGN Area Sidoarjo, Heri Frastiono, menjelaskan bahwa agenda ini penting mengingat jumlah pelanggan di wilayah Jombang yang cukup besar dengan layanan gas mengalir 24 jam.

"Jumlah pelanggan jargas PGN di wilayah Jombang mencapai 4.859 pelanggan. Sehingga kami merasa penting untuk menyapa mereka yang berada di wilayah Kelurahan Pesantren sambil mengadakan sosialisasi keselamatan penggunaan gas bumi," kata Heri, Rabu (29/4/2026).

Selama ini, ribuan pelanggan tersebut telah menikmati layanan gas bumi yang praktis, murah, efisien dan ramah lingkungan.

Edukasi Penanganan Kebocoran Gas

Heri menekankan, bahwa aspek keamanan menjadi fondasi utama layanan PGN. Masyarakat diberikan pemahaman untuk melakukan penanganan mandiri saat terjadi indikasi kebocoran gas.

"Masyarakat kalau terjadi sesuatu tidak usah panik, tinggal hubungi kami melalui Pertamina Contact Center 135. Petugas lapangan kami sangat sigap dan dilengkapi alat Laser Mini Methane (LMM) untuk mendeteksi kandungan gas secara akurat dan cepat," ungkap Heri.

  • Tutup kran utama jika terindikasi kebocoran
  • Buka ventilasi udara selebar mungkin
  • Segera hubungi Contact Center 135

Selain itu, PGN juga menyiagakan tim teknis dengan peralatan canggih untuk merespons laporan warga secara cepat.

Efisiensi Gas Bumi untuk Rumah Tangga dan UMKM

Dari total pelanggan di Jombang, mayoritas berasal dari sektor rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

"Pelanggan rumah tangga memang banyak tapi volumenya kecil, sementara industri jumlahnya sedikit namun volumenya besar. Keunggulannya adalah efisiensi, karena gas bumi ini terukur, apa yang digunakan itulah yang dibayar," jelas Heri.

Gas bumi dinilai lebih menguntungkan, terutama bagi pelaku usaha seperti restoran dan kafe karena sistem pembayaran berbasis volume yang transparan.

Dukungan Warga dan Inovasi Digital PGN

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Pesantren, Achmad Wahyudi, menilai edukasi langsung efektif meningkatkan kepercayaan masyarakat.

"Kami menyambut baik sosialisasi ini agar warga merasa aman dan paham betul bahwa gas bumi ini solusi terbaik yang lebih aman dan nyaman bagi kebutuhan dapur maupun usaha mereka," terang Achmad.

Warga juga merasakan manfaat langsung dari edukasi tersebut.

"Mengikuti acara ini sangat bermanfaat bagi saya, terutama jadi tahu cara menangani kalau ada bau gas atau kebocoran di dapur. Sekarang saya jadi lebih tenang dan paham langkah-langkahnya," tutur Nunuk Ainur Rohmah.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved