Senin, 20 April 2026

Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik, Efisiensi BBM Capai 40 Persen

Industri tekstil di Indonesia mulai beralih ke kendaraan listrik sebagai solusi efisiensi energi

istimewa
ARMADA TRUK LISTRIK - Seremoni penyerahan armada truk listrik kepada Ever Shine Group, beberapa waktu lalu. Penggunaan armada listrik ini sebagai langkah transisi menuju logistik rendah emisi. 

Ringkasan Berita:
  • PT Primarajuli Sukses (PRS), anak perusahaan Ever Shine Tex, mulai gunakan enam truk listrik untuk distribusi di Jakarta dan Bandung.
  • Kendaraan listrik menekan biaya bahan bakar hingga 40 persen, biaya operasional 27 persen, serta mengurangi emisi 30 persen.
  • Armada terdiri dari Foton E-Miller dan E-Aumark, mampu menempuh 200 km sekali isi daya, jadi solusi logistik efisien dan berkelanjutan.

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Industri tekstil di Indonesia mulai beralih ke kendaraan listrik sebagai solusi efisiensi energi sekaligus menekan biaya operasional di tengah ketidakpastian pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Salah satu langkah nyata dilakukan PT Primarajuli Sukses (PRS), anak perusahaan PT Ever Shine Tex Tbk, yang mulai mengoperasikan armada truk listrik untuk mendukung distribusi logistik perusahaan.

Baca juga: Ban Mobil Listrik Cepat Aus? Ini 3 Tanda Performa Kendaraan Menurun

Adopsi kendaraan listrik tersebut difasilitasi oleh KALISTA sebagai penyedia ekosistem kendaraan listrik komersial yang terintegrasi.

Tingkatkan Efisiensi Energi

Langkah ini sekaligus menjadi upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi energi dan mendukung target net zero emission Indonesia pada 2060.

Direktur Ever Shine Group, Michael Sung, menyampaikan bahwa penggunaan kendaraan listrik menjadi strategi untuk menjawab tantangan fluktuasi harga dan pasokan BBM yang semakin tidak menentu.

Ia menjelaskan, saat ini perusahaan mengoperasikan enam unit truk listrik untuk distribusi produk di wilayah Jakarta dan Bandung.

"Berdasarkan hasil uji coba operasional, penggunaan kendaraan listrik mampu menekan biaya bahan bakar hingga 40 persen dibanding kendaraan konvensional," ujarnya kepada SURYA.co.id, Sabtu (4/4/2026).

Tekan Biaya Operasional

Selain efisiensi biaya energi, implementasi kendaraan listrik juga mampu menekan total biaya operasional hingga 27 persen per bulan serta mengurangi emisi hingga 30 persen.

Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi perusahaan yang memiliki kebutuhan distribusi tinggi.

Dalam implementasinya, PRS menggunakan skema fleet-as-a-service dengan model operating lease.

Skema tersebut memungkinkan perusahaan beralih ke kendaraan listrik tanpa perlu investasi awal pada unit kendaraan, karena kepemilikan armada berada di pihak penyedia layanan.

Kendaraan Listrik Jadi Solusi Logistik

Direktur Pengembangan Bisnis KALISTA, Yoga Adiwinarto, menambahkan kolaborasi ini menunjukkan kendaraan listrik mampu menjadi solusi logistik yang efisien sekaligus berkelanjutan.

Menurutnya, kendaraan listrik tidak hanya menekan biaya energi, tetapi juga membantu perusahaan mengurangi emisi karbon serta meningkatkan efisiensi operasional secara menyeluruh.

Armada yang digunakan terdiri dari empat unit Foton E-Miller dengan kapasitas baterai 81,14 kWh dan daya angkut hingga 4 ton, serta dua unit Foton E-Aumark dengan kapasitas baterai 63,75 kWh dan daya angkut 2,5 ton.

Jarak yang Bisa Ditempuh

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved