Minggu, 26 April 2026

Berita Otomotif

Ban Mobil Listrik Cepat Aus? Ini 3 Tanda Performa Kendaraan Menurun

Ban mobil listrik cepat aus dan baterai boros? Kenali tanda performa menurun dan solusi tepat memilih ban khusus EV di sini.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen Hankook Tire
PERFORMA BAN MOBIL LISTRIK - Ilustrasi kendaraan listrik dengan ban Hankook. Kondisi ban pada kendaraan listrik memiliki peran penting dalam menjaga efisiensi baterai, stabilitas kendaraan, hingga kenyamanan berkendara pada mobil listrik. 
Ringkasan Berita:
  • Ban memegang peranan krusial terhadap efisiensi baterai, jarak tempuh, dan kenyamanan mobil listrik.
  • Tanda ban mulai bermasalah meliputi baterai cepat boros, suara dengung di kabin, hingga pengereman kurang pakem.
  • Mobil listrik membutuhkan ban khusus karena memiliki bobot yang jauh lebih berat dan torsi instan dibanding mobil konvensional.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Seiring meningkatnya tren kendaraan listrik di Indonesia, pemahaman konsumen dalam menjaga performa mobil listrik secara optimal masih menjadi tantangan. Banyak pemilik yang hanya berfokus pada kondisi baterai, padahal komponen krusial seperti ban sering terabaikan.

"Padahal, ban memiliki peran penting dalam menjaga efisiensi baterai, stabilitas kendaraan, hingga kenyamanan berkendara pada mobil listrik," tegas Apriyanto Yuwono, National Sales Manager PCR PT Hankook Tire Sales Indonesia, Rabu (1/4/2026).

Apriyanto menjelaskan, ketika kondisi ban mulai menurun atau tidak sesuai dengan karakteristik mobil listrik, performa kendaraan secara keseluruhan akan terdampak secara langsung.

Tanda Performa Mobil Listrik Menurun Akibat Ban

Untuk memudahkan pengendara, PT Hankook Tire Sales Indonesia membeberkan beberapa tanda yang dapat dirasakan ketika komponen ban mulai memengaruhi performa mobil listrik:

  • Baterai Mendadak Cepat Boros: Mobil listrik umumnya menempuh 300-350 km dalam sekali pengisian penuh. Jika jarak tempuh berkurang, ini menandakan baterai bekerja lebih berat akibat beban tambahan atau kondisi ban yang tidak optimal.
  • Terdengar Suara Dengung: Karakteristik mobil listrik sangat senyap, sehingga suara dari ban lebih mudah terdengar. Dengung biasanya muncul saat tekanan angin tidak sesuai atau telapak ban mulai aus.
  • Pengereman dan Akselerasi Tidak Maksimal: Saat ban tidak optimal dan level baterai rendah, sistem manajemen baterai akan membatasi daya. Akibatnya, respons akselerasi dan pengereman kendaraan menjadi berkurang drastis.

"Karakteristik mobil listrik seperti torsi instan dan bobot yang lebih besar membuat kendaraan ini memerlukan ban dengan desain berbeda. Penggunaan ban konvensional umumnya kurang direkomendasikan," tambah Apriyanto.

Sebagai solusi, Hankook menawarkan lini produk iON GT dengan teknologi tapak i-Super Mileage. Teknologi ini dirancang memperpanjang masa pakai ban dan diperkuat Round Even Technology untuk menjaga distribusi tekanan merata.

Ban khusus mobil listrik ini juga dibekali i-Sound Absorber Technology untuk meredam kebisingan jalan, serta material ramah lingkungan bersertifikasi ISCC PLUS. Berkat inovasinya, iON GT telah meraih peringkat tertinggi 'AAA' dari EU Tyre Label Rating dan menjadi ban Original Equipment Manufacturer (OEM) untuk BYD ATTO 3.

Mengapa Ban Mobil Listrik Cepat Aus?

Banyak pengguna awal mobil listrik yang kaget karena ban kendaraan mereka terasa lebih cepat habis dibandingkan mobil bensin biasa. Berdasarkan data yang dihimpun, ban mobil listrik memang bekerja jauh lebih berat karena dua faktor utama: bobot dan torsi.

Pertama, bobot mobil listrik jauh lebih berat karena harus menopang kapasitas baterai yang masif. Beban ekstra ini membuat ban menahan tekanan yang lebih tinggi setiap kali mobil melaju. Kedua, mobil listrik memiliki torsi instan. Begitu pedal gas diinjak, 100 persen tenaga langsung mengalir ke roda. Akselerasi spontan ini membuat gesekan ban dengan aspal meningkat tajam, sehingga mempercepat keausan apabila tidak menggunakan ban khusus.

Tips Perawatan Ban Mobil Listrik

Untuk menjaga performa dan keawetan ban mobil listrik agar tetap optimal, pengendara wajib melakukan perawatan secara berkala. Pastikan selalu mengecek dan menjaga tekanan angin ban sesuai dengan spesifikasi pabrikan kendaraan.

Selain itu, lakukan rotasi ban setiap jarak tempuh mencapai 8.000 hingga 12.000 kilometer guna memastikan keausan ban terjadi secara merata. Segera lakukan penggantian jika alur ban sudah mulai menipis untuk menjaga keselamatan berkendara. PT Hankook Tire juga menyarankan konsumen memanfaatkan program Road Hazard Warranty yang memberikan garansi penggantian ban hingga 90 hari setelah pembelian.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved