Selasa, 14 April 2026

PLN NP dan Geo Dipa Kerja Sama: Fokus Retrofit PLTP Dieng 1 dan Green Hydrogen

PLN NP dan Geo Dipa Energi jalin kerja sama JDSA untuk retrofit PLTP Dieng 1 dan inisiatif green hydrogen demi transisi energi nasional.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi PLN NP
MONITORING - Karyawan PLN Nusantara Power sedang melaksanakan monitoring rutin pada panel surya di PLTS Terapung Cirata. PLN Nusantara Power berkomitmen menghadirkan listrik yang andal demi kenyamanan masyarakat. Dengan kesiapan personel, penerapan teknologi, serta sinergi yang kuat dengan para pemangku kepentingan, optimistis dapat memastikan Ramadhan 1447 H tetap terang benderang. 

Ringkasan Berita:
  • PLN NP dan GDE menandatangani JDSA untuk peningkatan kinerja operasional pembangkit panas bumi.
  • Fokus utama kerja sama mencakup retrofit PLTP Dieng 1 dan pengembangan inisiatif green hydrogen.
  • Kolaborasi ini memperkuat sinergi yang sudah terjalin melalui 8 kontrak kerja sama dalam 3 tahun terakhir.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat peran dalam mendorong energi bersih melalui kolaborasi strategis. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Joint Development Study Agreement (JDSA) bersama PT Geo Dipa Energi (Persero) atau GDE.

Penandatanganan ini dilakukan, untuk menyusun studi pengembangan bersama guna meningkatkan kinerja operasional pembangkit panas bumi.

Selain itu, kolaborasi ini membuka peluang pengembangan bisnis ketenagalistrikan berkelanjutan di masa depan.

Fokus Peningkatan Kinerja PLTP Dieng 1

Melalui studi tersebut, PLN NP dan GDE akan memulai langkah mendasar dengan memastikan aset panas bumi beroperasi semakin andal dan efisien. Fokus utamanya adalah kajian retrofit PLTP Dieng 1.

Langkah retrofit ini, ditargetkan mampu meningkatkan keandalan serta efisiensi pembangkit tersebut.

Kedua pihak juga menyiapkan fondasi untuk mengidentifikasi potensi pengembangan panas bumi berikutnya melalui pendekatan teknis dan bisnis yang terukur.

Berikut adalah poin-poin utama dalam ruang lingkup kerja sama strategis ini:

  • Kajian retrofit PLTP Dieng 1 untuk peningkatan keandalan dan efisiensi.
  • Identifikasi potensi pengembangan panas bumi di lokasi potensial lainnya.
  • Penguatan sektor teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
  • Pengembangan proyek panas bumi baru secara menyeluruh.
  • Inisiatif pengembangan green hydrogen berbasis energi panas bumi.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan peningkatan kinerja pembangkit.

"Penandatanganan JDSA ini, menjadi wujud komitmen PLN Nusantara Power untuk menghadirkan peningkatan kinerja operasional pembangkit secara terukur melalui kolaborasi strategis," ujar Ruly, Kamis (5/3/2026).

"Retrofit PLTP Dieng 1 kami dorong sebagai upaya peningkatan keandalan dan efisiensi, sekaligus membuka peluang pengembangan panas bumi di lokasi-lokasi potensial berikutnya," lanjutnya.

Inisiatif Green Hydrogen dan Transisi Energi

Kerja sama ini tidak berhenti pada urusan retrofit saja, melainkan juga mengarah pada pengembangan teknologi masa depan.

PLN NP dan GDE mulai melirik inisiatif green hydrogen berbasis energi panas bumi.

"Di saat yang sama, kami juga memperluas langkah menuju energi masa depan melalui inisiatif green hydrogen berbasis panas bumi sebagai bagian dari transformasi energi bersih nasional," tambah Ruly.

PLN NP menilai kolaborasi ini memiliki pijakan yang sangat kuat, karena dibangun dari kerja sama yang telah berjalan sebelumnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved