Sabtu, 2 Mei 2026

Tim Elit PDKB PLN Gerak Cepat Amankan GITET 500 kV Kediri dari Potensi Gangguan Transmisi

PLN UIT JBM kerahkan tim elit PDKB ganti isolator di GITET 500 kV Kediri Jatim tanpa pemadaman. Pastikan keandalan Obvitnas kelistrikan.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi PLN UIT JBM
GANTI ISOLATOR - Petugas PLN UIT JBM UPT Madiun saat melakukan penggantian isolator yang mengalami kerusakan di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Kediri, Jawa Timur. Pekerjaan penggantian isolator pecah tersebut dilaksanakan pada Bay Paiton 1 Section 21B yang tergolong urgent dan harus segera dilakukan untuk mencegah potensi gangguan yang lebih besar pada sistem transmisi. 
Ringkasan Berita:
  • PLN UIT JBM melakukan penggantian isolator pecah secara darurat di GITET 500 kV Kediri Jatim pada Selasa (20/1/2026).
  • Perbaikan menggunakan Tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) sehingga pasokan listrik pelanggan tetap aman tanpa pemadaman.
  • GITET 500 kV Kediri merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas) strategis yang menyalurkan listrik dari pusat pembangkit ke wilayah Jawa Timur.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali membuktikan kesiapsiagaannya dalam menjaga kelistrikan nasional. 

Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun, PLN melakukan penanganan darurat terhadap kerusakan komponen vital di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Kediri, guna mencegah gangguan sistem transmisi skala besar.

Pekerjaan yang tergolong urgent ini dilakukan pada Bay Paiton 1 Section 21B, di mana ditemukan isolator yang mengalami kerusakan (pecah). Mengingat peran strategisnya, perbaikan harus dilakukan seketika tanpa menunggu jadwal pemeliharaan rutin.

Aksi Tim Elit PDKB: Kerja Nyata Tanpa Padamkan Arus

Menariknya, meskipun perbaikan dilakukan pada jaringan bertegangan ekstra tinggi 500.000 Volt, PLN memastikan tidak ada pemadaman listrik bagi pelanggan. Hal ini dimungkinkan berkat pengerahan Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Tim elit ini memiliki kompetensi khusus untuk menyentuh dan memperbaiki jaringan listrik yang tetap mengalir. 

Dengan metode tersebut, kontinuitas pasokan listrik ke industri, bisnis, hingga rumah tangga di Jawa Timur tetap terjaga sempurna selama proses penggantian isolator berlangsung.

Isolator sendiri merupakan komponen krusial yang berfungsi memisahkan bagian bertegangan dengan struktur peralatan. 

"Kondisi isolator yang pecah berpotensi menurunkan keandalan, meningkatkan risiko flashover (loncatan listrik), dan dapat mengganggu sistem penyaluran jika tidak segera ditangani," jelas manajemen PLN dalam keterangannya.

Menjaga Objek Vital Nasional (Obvitnas)

GITET 500 kV Kediri bukan sekadar gardu induk biasa. Fasilitas ini, merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang menjadi simpul utama penyaluran energi listrik dari pembangkit-pembangkit besar ke berbagai wilayah di Jawa Timur dan sekitarnya.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa langkah cepat ini adalah wujud komitmen PLN dalam mengawal aset strategis negara agar selalu beroperasi optimal.

“Penggantian isolator ini pekerjaan yang tidak bisa ditunda. Dengan dukungan Tim PDKB, pekerjaan dilakukan tanpa pemadaman sehingga pasokan listrik kepada pelanggan tetap aman. Ini bentuk kesiapsiagaan kami menjaga Objek Vital Nasional,” ujar Ika, Selasa (20/1/2026).

Komitmen Pemeliharaan Preventif

Ke depan, PLN UIT JBM berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pemeliharaan preventif, dan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan di seluruh jalur transmisi. Langkah ini diambil, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang sangat bergantung pada stabilitas energi.

Dengan andalnya infrastruktur seperti GITET 500 kV Kediri, PLN optimis dapat terus memberikan pelayanan kelistrikan yang berkualitas, berkelanjutan, dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved