Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Program Tamasya
Program ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam menjawab tantangan terkini terkait ketahanan keluarga
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus ikut memperkuat peran strategis lembaga pengasuhan melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA)
- TAMASYA digerakkan secara terintegrasi di berbagai wilayah operasional diantaranya di Integrated Terminal Surabaya dan Fuel Terminal Tuban.
- Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jatimbalinus, menegaskan komitmen memperkuat fondasi pengasuhan anak sejak usia dini.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kualitas pengasuhan anak usia dini - mulai dari isu keamanan Tempat Penitipan Anak (TPA), kebutuhan stimulasi tumbuh kembang yang memadai, hingga urgensi percepatan penurunan stunting, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus hadir memperkuat peran strategis lembaga pengasuhan melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).
Program ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam menjawab tantangan terkini terkait ketahanan keluarga sekaligus mendukung cita-cita pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pengawasan BBM Tepat Kualitas, Kuantitas dan Sasaran
Melalui inisiatif yang berfokus pada peningkatan kapasitas pengasuh serta penyediaan sarana stimulasi, TAMASYA digerakkan secara terintegrasi di berbagai wilayah operasional diantaranya di Integrated Terminal (IT) Surabaya dan Fuel Terminal (FT) Tuban.
Penguatan Pengasuhan Anak
Program ini juga sejalan dengan arahan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang menekankan pentingnya penguatan pengasuhan anak sebagai upaya meningkatkan kualitas tumbuh kembang, serta mendukung pencegahan stunting sejak usia dini.
Melalui program CSR TAMASYA, IT Surabaya menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengasuh TPA yang diikuti oleh pengasuh serta tenaga pendidik dari 40 TPA yang ada di Kota Surabaya.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Sesuai Kuota Pemerintah
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengasuh dalam menerapkan metode pengasuhan yang tepat, aman, dan ramah anak.
Kerja Sama dengan DP3APPKB Kota Surabaya
Dalam pelaksanaannya, Pertamina bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya.
Pelatihan mengangkat dua materi inti, yakni Konvensi Hak Anak (KHA) dan Pengasuhan Positif, termasuk pemahaman 54 pasal KHA, peran pemerintah, kerangka regulasi, hingga penyelesaian studi kasus oleh peserta.
Baca juga: BREAKING NEWS - Sopir Jatim Demo Kantor Pertamina Patra Niaga di Surabaya, Tuntut Ketersediaan Solar
Integrated Terminal Manager Surabaya, Jefri Marsal, menegaskan pentingnya kontribusi Pertamina dalam penguatan ekosistem pengasuhan anak.
"Kami meyakini bahwa pengasuh TPA memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi masa depan. Melalui pelatihan ini, kami berharap peningkatan kompetensi dapat berdampak berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Jefri, Senin (1/12/2025).
Pelatihan juga menghadirkan narasumber berpengalaman serta diskusi interaktif untuk memperdalam pemahaman peserta.
Alat Permainan Edukatif
Pada kesempatan tersebut, Pertamina menyerahkan Alat Permainan Edukatif (APE) dan alat pemantauan tumbuh kembang kepada TPA Bung Karno, sebagai dukungan sarana pengasuhan dan stimulasi perkembangan anak.
Perwakilan DP3APPKB Surabaya, dr. Atiek Tri Arini, memberikan apresiasi terhadap sinergi ini.
“Kegiatan ini sangat baik dan strategis dalam meningkatkan kapasitas pengasuh TPA di Kota Surabaya,” ujarnya.
Pada kesempatan berbeda, Pertamina Patra Niaga melalui FT Tuban melanjutkan penguatan implementasi Program TAMASYA bersama Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban yang di laksanakan pada Selasa (25/11/2025).
| Doa Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah dan Batas Waktu Melafalkannya |
|
|---|
| Iran Tuntut Uang Muka Rp196 Triliun di Qatar Sebelum Lanjutkan Negosiasi Damai dengan AS |
|
|---|
| Eks Kepala Gudang Cimory Surabaya Jual Ribuan Produk Kedaluwarsa, Hapus Tanggal Expired Pakai Tiner |
|
|---|
| Waspadai Kutil Kelamin, Infeksi HPV yang Harus Ditangani Secara Serius |
|
|---|
| Honda Bawa Teknologi Hybrid dan Promo Besar di IIMS Surabaya 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/menerapkan-metode-pengasuhan-yang-tepat-aman-dan-ramah-anak.jpg)