Sabtu, 9 Mei 2026

Gelar Public Expose, Bank Jatim Catat Kinerja Solid Sepanjang Triwulan Dua 2025

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim, telah melaksanakan public expose tahun 2025,

Tayang:
Foto Istimewa Bank Jatim
KINERJA SOLID - Suasana pelayanan Bank Jatim. Dalam public expose yang digelar secara online menyebutkan, di sisa enak bulan tahun 2025 ini Bank Jatim berfokus pada 3 sasaran utama, yaitu peningkatan kualitas aset dan liabilitas, pendalaman ekosistem digital, sera peningkatan skala bisnis. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim, telah melaksanakan public expose tahun 2025, Kamis (11/9/2025). 

Dilaksanakan melalui daring, pemaparan public expose tersebut dilakukan oleh Direktur Bisnis Menengah, Korporasi & Jaringan Bank Jatim Arif Suhirman dan Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah.

Dalam paparannya, Arif menjelaskan, Bank Jatim memiliki sasaran untuk menjadi BPD yang berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta menjadi BPD yang memiliki keunggulan kompetitif. 

Sehingga untuk menggapai sasaran tersebut, Bank Jatim menuangkannya ke dalam visi menjadi BPD No. 1 di Indonesia.

Baca juga: Sukses Gelar Bromo Marathon 2025, Bank Jatim Launching QRIS Crossborder dan Branding Jeep Bromo

Di sisa 6 bulan tahun 2025 ini Bank Jatim berfokus pada 3 sasaran utama.

Yaitu peningkatan kualitas aset dan liabilitas, pendalaman ekosistem digital, sera peningkatan skala bisnis. 

”Dalam hal peningkatan kualitas aset dan liabilitas, Bank Jatim menekankan pada pertumbuhan bisnis yang berfokus pada kualitas aset yang baik dan pertumbuhan dana yang berkelanjutan. Penyaluran kredit disalurkan secara prudent dan selektif, memiliki profil resiko yang terukur dan prospek yang baik, serta peningkatan dana pihak ketiga yang berkelanjutan,” kata Arif.

Baca juga: Bank Jatim Raih 2 Penghargaan Sekaligus di Ajang Infobank Award 2025

Selanjutnya, peningkatan kapasitas bisnis Bank Jatim dilakukan melalui pendalaman ekosistem digital dengan cara mengintegrasikan semua lini bisnis baik dari sektor keuangan pemerintah daerah, UMKM, maupun masyarakat ke dalam ekosistem layanan digital yang mudah, cepat, dan aman. 

Kemudian, sebagai upaya untuk meningkatkan skala bisnis, selain melalui pertumbuhan secara organik, Bank Jatim memiliki keyakinan bahwa pertumbuhan bisnis juga dapat dipercepat melalui aksi korporasi.

”Sejak akhir tahun 2024, kami telah melakukan aksi korporasi berupa penyertaan modal kepada BPD melalui pola Kelompok Usaha Bank (KUB) dan penerbitan obligasi berkelanjutan,” ungkap Arif.

Adapun sampai dengan triwulan 2 Tahun 2025, kinerja Bank Jatim semakin solid. Secara konsolidasi, nilai aset perseroan mencapai Rp118,15 triliun, tumbuh 16,71 persen (YoY).

Sementara untuk laba bersih di triwulan 2 tahun 2025 secara konsolidasi sebesar Rp 811 miliar atau naik 30,64 persen (YoY). 

Sedangkan kinerja Bank Jatim secara individu per triwulan 2 tahun 2025 antara lain aset sebesar Rp 101,75 triliun, tumbuh 0,51 persen (YoY). Dan laba bersih sebesar Rp703 Miliar, meningkat 13,26 persen (YoY).

Arif juga menjelaskan, untuk kinerja penyaluran kredit Bank Jatim secara individu masih mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 15,91 persen (YoY), pada triwulan 2 Tahun 2025. 

Baca juga: Rayakan HUT ke-64, Bank Jatim Luncurkan Layanan Jatim Prioritas Syariah

Komposisinya yaitu portofolio kredit konsumtif sebesar Rp 35,79 triliun atau meningkat 12,75 persen (YoY), dan portofolio kredit produktif sebesar Rp 31,51 triliun atau meningkat 19,71 persen (YoY).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved