Jumat, 15 Mei 2026

Banyuwangi Jadi Magnet Wisata, KAI Daop 9 Jember Siapkan Rute Kereta Baru

KAI Daop 9 Jember siapkan rute kereta baru ke Banyuwangi Jatim menyusul lonjakan penumpang 11 persen.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Aflahul Abidin
RELASI BARU - Penumpang naik ke kereta api dari Stasiun Banyuwangi Kota, Jawa Timur pada Selasa (6/1/2026). KAI Daop 9 Jember tengah mematangkan rencana besar untuk meluncurkan sejumlah kereta api dengan relasi baru dari dan menuju Banyuwangi. 

Ringkasan Berita:
  • KAI Daop 9 Jember tengah mengkaji peluncuran kereta api relasi baru dari Banyuwangi Jatim menuju berbagai kota guna menangkap peluang pasar yang tumbuh 11 persen.
  • Selama libur Nataru 2026, tercatat 207 ribu penumpang naik-turun di Banyuwangi, menyumbang 49 persen total pergerakan di Daop 9 Jember.
  • Stasiun Banyuwangi Kota dan Stasiun Ketapang menjadi simpul terpadat yang mendukung mobilitas wisatawan serta masyarakat lokal.

 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Akses menuju "The Sunrise of Java" dipastikan bakal semakin mudah dalam waktu dekat. Seiring dengan terus meningkatnya minat wisatawan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember tengah mematangkan rencana besar untuk meluncurkan sejumlah kereta api dengan relasi baru dari dan menuju Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).

Langkah ekspansi ini diambil, menyusul fakta bahwa pertumbuhan jumlah penumpang di wilayah ujung timur Pulau Jawa tersebut, secara konsisten melampaui ketersediaan tempat duduk yang ada saat ini.

Respons Atas Pertumbuhan Penumpang yang Signifikan

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam tahap pengkajian mendalam untuk menambah frekuensi maupun rute baru.

"Kami sedang mengkaji dan mempersiapkan tambahan KA relasi baru dengan keberangkatan dari Banyuwangi menuju beberapa kota," ujar Cahyo, Rabu (7/1/2026).

Potensi pasar di Banyuwangi dinilai sangat menggiurkan bagi industri transportasi rel. 

Berdasarkan data internal KAI, pertumbuhan penumpang di Banyuwangi menyentuh angka 11 persen, jauh di atas pertumbuhan kapasitas tempat duduk yang hanya berada di kisaran 5-7 persen. 

"Artinya, masih ada peluang market yang sangat luas untuk kami tangkap di Banyuwangi," imbuh Cahyo.

Rekor Penumpang Selama Libur Nataru 2026

Tingginya ketergantungan masyarakat pada moda kereta api tercermin jelas dalam laporan evaluasi Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, wilayah Banyuwangi menyumbang hampir separuh dari total mobilitas di Daop 9.

"Jumlah penumpang naik-turun di seluruh stasiun wilayah Banyuwangi mencapai 207.586 orang. Angka ini setara dengan 49 persen dari total penumpang di seluruh wilayah kerja Daop 9 Jember," papar Cahyo.

Stasiun Banyuwangi Kota Jadi Favorit

Dalam rincian data tersebut, Stasiun Banyuwangi Kota menempati urutan pertama sebagai stasiun terpadat dengan melayani 62 ribu penumpang. 

Disusul oleh Stasiun Ketapang dengan 53 ribu penumpang, dan Stasiun Kalistail sebanyak 39 ribu penumpang. 

Titik-titik lain seperti Rogojampi, Kalibaru, dan Temuguruh juga mencatatkan volume yang stabil.

Saat ini, Banyuwangi telah dilayani oleh berbagai kereta api populer seperti KA Wijayakusuma, Blambangan Ekspres, Ijen Ekspres, Mutiara Timur, hingga KA Sritanjung. 

Kehadiran relasi baru, nantinya diharapkan dapat memperkuat konektivitas Banyuwangi dengan kota-kota besar lain di Pulau Jawa, serta mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved