Kamis, 9 April 2026

Surabaya Darurat Gangster, Ini Cara Mengatasinya dan Respons Polisi

Surabaya darurat gangster. Berikut ini cara mengatasinya dan simak respons Polrestabes Surabaya, Pemkot Surabaya dan DPRD Surabaya.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Tri Mulyono
KOLASE CANVA/ SURYA.CO.ID Tony Hermawan
Ilustrasi Fakta Surabaya darurat gangster. Ardan (tengah) dan dua orang temannya mengaku kapok bikin gaduh di jalanan Surabaya, saat diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (1/12/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA -  Surabaya darurat gangster. Berikut ini cara mengatasinya dan simak respons Polrestabes Surabaya, Pemkot Surabaya dan DPRD Surabaya.

Seperti diketahui, Wali Kota Eri Cahyadi mengerahkan aparat Pemkot Surabaya untuk ikut mengatasi Surabaya darurat gangster.

Begitu juga Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan telah merazia dan menyekat di titik-titik tertentu untuk mengatasi Surabaya darurat gangster.

Operasi skala besar mengatasi Surabaya darurat gangster terus dilakukan.

"Kami mendukung penuh dan mengapresiasi langkah aparat bertindak sigap. Polrestabes menyekat, patroli, dan menangkapi anggota gangster yang meresahkan," kata Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Surabaya Tjutjuk Supariono, Minggu (4/12/2022).

Baca juga: UPDATE Surabaya Darurat Gangster: Lokasi Ini Nyaris Jadi Arena Bentrok, Berikut Cara Lapor ke Polisi

Tjutjuk yakin Kapolrestabes Surabaya bersama jajarannya punya ide-ide dan langkah konkrit menumpas gangster.

"Langkah aparat harus didukung. Menurut kami harus memanggil para pentolan dan ketua gangster, bikin deklarasi untuk membubarkan gangsternya," tambah Tjutjuk.

Anggota Komisi D ini juga berharap kepada Pemkot Surabaya di dalam Musyawarah pembangunan kelurahan (Musbangkel), ada anggaran untuk kegiatan pemuda dan remaja.

Ini untuk mendukung langkah presisi kepolisian digabung langkah preventif Pemkot dan unsur TNI, menjadikan Surabaya bebas gangster.

"Memang dibutuhkan sinergitas antar elemen. Bukan hanya dari unsur kepolisian dan TNI, tetapi juga dari pemerintah, dan peran serta masyakarat sangat dibutuhkan. Utamanya pendidikan karakter di keluarga dengan mengawasi anak-anak remajanya. Sebab kebanyakan anggota gengster remaja," kata Tjutjuk.

Baca juga: FAKTA BARU Surabaya Darurat Gangster: Wali Kota Eri Cahyadi Turun Tangan dan Ini Daftar Titik Rawan

DPD Partai Golkar Kota Surabaya menilai peran ibu-ibu cukup penting dalam upaya meminimalisasi aksi gangster.

Para ibu bisa memastikan pendidikan karakter bagi anak optimal sejak di rumah.

"Kami minta tolong, agar ibu-ibu semua mengontrol pergaulan anaknya masing-masing, agar tidak ikut-ikutan pergaulan kelompok yang meresahkan masyarakat," kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni, Minggu (4/12/2022).

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya ini menilai, startegi ini akan efektif mendukung peran pemerintah mengatasi Surabaya darurat gangster.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi mengimbau orang tua siswa di Surabaya agar memberikan pengawasan yang lebih ketat kepada anak-anaknya untuk tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang jelas.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved