Berita Malang Raya

Pedagang Pasar Madyopuro Kota Malang Diberi Waktu 2 Pekan untuk Pindah ke Lapak Sementara

Pemindahan tersebut dilakukan, lantaran pada awal Juli 2021, Pasar Madyopuro akan mulai dibangun.

surya.co.id/rifky edgar
Lapak sementara yang disiapkan Pemerintah Kota Malang di Terminal Madyopuro untuk pedagang Pasar Madyopura selama proses revitalisasi. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Para pedagang di Pasar Madyopuro Kota Malang diberikan waktu dua pekan lamanya untuk segera pindah sementara ke lapak relokasi yang telah disediakan di Terminal Madyopuro.

Pemindahan tersebut dilakukan, lantaran pada awal Juli 2021, Pasar Madyopuro akan mulai dibangun.

Pengelola Pasar Madyopuro, Risman Hadi mengatakan, pihaknya telah mempersilahkan para pedagang, terutama pedagang yang berada di los pasar agar segera pindah.

Pemindahan tersebut akan berlangsung mulai besok tanggal 10-25 Juni 2021.

"Mulai besok ini pedagang sudah harus pindah. Karena sudah tiga hari kemarin, pedagang sudah mengambil nomor lot untuk pemilihan lapak relokasi," ucapnya, Rabu (9/6/2021).

Revitalisasi yang akan dilakukan di Pasar Madyopuro Kota Malang hanya dilakukan di bagian los. Sementara bangunan yang berada di bedak tetap.

Nantinya akan ada 269 pedagang yang diminta untuk pindah sementara ke lapak relokasi.

"Sebenarnya instruksi dari dinas sudah enam bulan lalu. Kemudian kami sosialisasikan ke pedagang di dari blok A sampai L1 agar segera pindah. Lapak juga telah kami siapkan," ucapnya.

Baca juga: Revitalisasi Pasar Madyopuro Kota Malang Mulai Juli 2021, Sejumlah Persiapan Dilakukan

Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Desa Sidodowo Kabupaten Lamongan, Dinkes Nilai Terkendali

Risman menambahkan, kabar revitalisasi Pasar Madyapuro sebenarnya telah didengungkan oleh Pemerintah Kota Malang sejak tahun 2020 lalu.

Revitalisasi ini dilakukan dalam rangka pemeliharaan pasar.

Karena di bagian los pasar yang nantinya akan direvitalisasi ini merupakan bangunan hasil swadaya pedagang pada tahun 2004 silam.

"Sebenarnya keluhan dari pedagang sejauh ini tidak ada. Karena mungkin dulu ini merupakan hasil swadaya pedagang. Kemudian saat ini mendapatkan bantuan dari pemerintah agar harapannya proses jual beli berlangsung lebih nyaman," ucapnya.

Sementara itu, sejumlah pedagang pun mengapresiasi, karena telah ada rencana pembangunan pasar yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang.

Hal tersebut disampaikan Utik Suparti, pedagang sayur mayur yang berjualan di Pasar Madyopuro.

"Sebenarnya pedagang ini bingung ketika mau dibangun sama pemerintah. Bingungnya saat akan direlokasi. Dulu relokasi mau di Velodrom tapi pedagang gak mau. Mau nya ya di terminal ini biar dekat," ucapnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved