Citizen Reporter
Publikasikan Karya di Media Digital
Pelatihan Penulisan Sastra Kreatif Berbasis Budaya Lokal digelar di STKIP PGRI Ponorogo pada 17 Mei 2025–17 Agustus 2025.
SURYA.CO.ID I PONOROGO - Menulis prosa dan memublikasikan adalah sepaket pekerjaan yang membutuhkan perpaduan imajinasi dan keuletan agar karya yang dihasilkan dibaca banyak orang.
Jika harus menerbitkan buku untuk novel yang dibuat, tentu itu membutuhkan dana besar dan waktu yang panjang.
Itu sebabnya, platform digital menjadi peluang untuk menunjukkan karya.
Siapa pun bisa berkarya dan bergabung dengan platform digital.
Meski sebenarnya bisa memublikasikan sendiri di website pribadi atau di blog dan siap disebarkan, ternyata bergabung dengan Kwikku, Wattpad, NovelToon, dan masih banyak lagi.
Masing-masing pengelola menerapkan peraturan yang harus dipatuhi oleh penulis maupun pembaca.
Melihat kesempatan itu, terbuka luas lah kemungkinan memublikasikan karya yang dibaca banyak orang.
Penulis tinggal memilih platform yang sesuai dan dianggap mudah dijalankan.
“Yang menarik, banyak pencari naskah yang mampir ke platform penulisan itu. Tidak jarang mereka menemukan kisah yang dianggap cocok untuk dijadikan skenario film atau sinetron. Penerbit buku pun tidak segan mencari karya yang dianggap layak dijadikan buku cetak,” kata Endah Imawati, salah satu pemateri pada Pelatihan Penulisan Sastra Kreatif Berbasis Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kompetensi publikasi karya sastra bagi anggota Komunitas Sutejo Spectrum Center (SSC) Ponorogo.
Pelatihan berlangsung 17 Mei 2025–17 Agustus 2025 di STKIP PGRI Ponorogo.
Anggota komunitas yang datang mendapatkan pengayaan materi tentang Sastra Digital dari Setya Yuwana, Menulis Kreatif di Media Berbahasa Jawa dari Kukuh Setyo Wibowo, Menulis Sastra-Kreatif Digital dari Arafat Nur, Bisnis Sastra Digital melalui Wattpad dari Rahmat Faisal, Bisnis Sastra Digital melalui App Store dan Play Store dari Nadya Afdoly, dan Komersialisasi Sastra Digital, antara Peluang, Tantangan, dan Solusi dari Endah Imawati.
Seluruh materi lengkap diberikan dengan tips agar karya yang dihasilkan dapat dipublikasikan.
Para peserta dari SSC dengan senang hati membuka diri untuk menunjukkan karya di media digital.
Ada dua mahasiswa yang sudah mencoba menulis novel di Wattpad. Mereka menjadi penyemangat para peserta yang lain.
Pelatihan itu dibuka dengan pembacaan puisi yang membangkitkan emosi.
Penulisan Sastra Kreatif
STKIP PGRI Ponorogo
Komunitas Sutejo Spectrum Center (SSC) Ponorogo
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
| Insinerator Minim Asap Karya Mahasiswa KKN Ubhara, Berkapasitas 500 Kg Sampah Kering per Hari |
|
|---|
| Kampus II Ubhara Surabaya Resmi Digunakan, Siap Buka Fakultas dan Prodi Baru |
|
|---|
| Asah Kompetensi Fotografi, Fisip Ubhara Surabaya Gelar Workshop Foto Jurnalistik |
|
|---|
| Mahasiswa KKN Ubhara Hidupkan Kembali Pos Kamling dan Beri Edukasi Pemilahan Sampah di Balongbendo |
|
|---|
| Mahasiswa KKN Ubhara Surabaya Rintis Kampung Wisata Markisa di Desa Kwangsan Sidoarjo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Penilisan-kreatif-STKIP-Ponorogo.jpg)