Sabtu, 16 Mei 2026

Dicurhati Nelayan Pacitan, Gubernur Jatim Respon Pengerukan di Pelabuhan Tamperan

Keluhan tersebut disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pacitan Damhudi. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
Humas Pemprov Jatim
RESPON KELUHAN - Gubernur Jawa Timur Khofifah menyerahkan bantuan untuk melayan di Pelabuhan Tamperan Kabupaten Pacitan, Selasa (12/8/2025). Gubernur Khofifah merespon cepat keluhan nelayan Pacitan terkait kebutuhan pengerukan kapal dan juga perluasan breakwater di Pelabuhan Tamperan. 

“Kalau untuk pengerukan harusnya memang setiap tahun dilakukan. Tapi karena keterbatasan anggaran belum bisa dilakukan setiap tahun. Di Pelabuhan Mayangan sudah dialokasikan tahun ini. Nah di sini mudah-mudahan tahun ini bisa untuk pengerukan dan break waternya,” pungkas Khofifah. 

Di sisi lain, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur Isa Anshori menegaskan Pelabuhan Tamperan menjadi salah satu andalan Jatim. 

Produksi ikan tangkap di pelabuhan ini cukup besar yaitu 6.540 ton per tahun.

Di pelabuhan ini banyak kapal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat yang sandar dan bongkar muat di sini. 

Fasilitas di pelabuhan ini sangat baik, ada dua pelabuhannya di sini lengkap dengan rumah singgah. 

“Atas masukan dari nelayan ibu gubernur sudah cepat merespon. Terutama pengerukan akan ditambah kedalamannya hingga tiga meter agar kapal kapal besar juga bisa masuk,” ujar Isa.

Dikatakannya, di sini ada 1.640 nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil laut. 

Sehingga pelabuhan Tamperan akan menjadi fokus untuk pemenuhan kebutuhan bagi nelayan.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved