Selasa, 28 April 2026

Nasib Apes SDN Di Ngawi Jawa Timur, 6 Sekolah Masing masing Dapat 1 Murid Buka Opsi Regrouping

Kondisi ini terjadi, karena sedikitnya lulusan TK di sekitar wilayah dan persaingan antar sekolah

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Wiwit Purwanto
Istimewa
MINIM MURID BARU - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Dempel 1, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, hanya diikuti 1 murid baru pada Selasa (15/7/2025). Total, ada 6 SD negeri di Ngawi yang hanya mendapatkan 1 murid baru saat SPMB 2025. 

SURYA.CO.ID – Sejumlah Sekolah Dasar (SD) negeri di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim) kekurangan murid pada masa penerimaan siswa baru 2025.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Dispendikbud) Ngawi, Zaenal Fanani, mengungkapkan ada 6 SD negeri yang masing-masing hanya dapat 1 murid baru.

Sekolah-sekolah ini tersebar di empat kecamatan. Yaitu SDN Dempel 1 Kecamatan Geneng, SDN Mojo 1 Kecamatan Bringin, SDN Jenggrik 1 Kecamatan Kedunggalar, SDN Karangbanyu 3 Kecamatan Widodaren dan SDN Sidolaju 5 Kecamatan Widodaren serta SDN Kayutrejo 2 Kecamatan Widodaren. 

“Kondisi ini terjadi, karena sedikitnya lulusan TK di sekitar wilayah dan persaingan antar sekolah. Banyak orang tua kini memilih sekolah yang dinilai lebih unggul atau berlokasi strategis,” jelas Zaenal, Rabu (16/7/2025).

Dengan kondisi seperti ini, lanjut Zaenal, maka bisa menjadi bahan evaluasi, dan besar kemungkinan akan dilakukan regrouping sekolah.

Baca juga: Promosi Sudah Maksimal Tetapi Kalah Bersaing, SDN di Ponorogo Ini Hanya Dapat 1 Siswa Baru

Selain itu, 4 SD negeri lainnya juga hanya mendapatkan dua siswa. Yaitu SDN Kayutrejo 3 Kecamatan Widodaren, SDN Gempol 1 Kecamatan Karangjati, SDN Tulakan 6 Kecamatan Sine dan SDN Dampit 3 Kecamatan Bringin.

“Regrouping atau penggabungan sekolah dipertim

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved