Berita Viral
Sosok Eks Jenderal Bintang 3 yang Ikut Soroti Gerak-gerik Penjaga Kos di Depan Kamar Arya Daru
Gerak-gerik penjaga kos di depan kamar Arya Daru Pangayunan ternyata juga menjadi sorotan seorang pensiunan jenderal polisi bintang 3.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
SURYA.co.id - Gerak-gerik penjaga kos di depan kamar Arya Daru Pangayunan ternyata juga menjadi sorotan seorang pensiunan jenderal polisi bintang 3.
Dia adalah purnawirawan jenderal polisi bintang 3, Ito Sumardi.
Saat pertama kali beredar rekaman CCTV yang menampakkan gerak-gerik si penjaga kos, memang bakal muncul kecurigaan.
Pasalnya, si penjaga kos beberapa kali mondar-mandir di depan kamar Arya sebelum ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban.
Melihat rekaman CCTV itu, Eks Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi melihat adanya kecurigaan kemungkinan Arya Daru tewas dibunuh.
"Ada kecurigaan (pembunuhan), tentunya harus dibuktikan dengan fakta-fakta, salah satunya CCTV," kata Ito dikutip dari Kompas TV, Jumat (11/7/2025).
Baca juga: Sosok Istri Arya Daru yang Minta Penjaga Kos Cek Kamar Sang Suami, Pantas Terekam Mondar-mandir
Menurut Ito, pada rekaman CCTV terlihat jelas bagaimana kedua orang itu masuk dan kapan waktunya.
"Itu akan dikaitkan dengan waktu kematian korban. Kalau misalnya orang masuk, kemudian waktu kematian korban sesudah waktu yang di mana orang itu masuk. Kan bisa disimpulkan bahwa korban masih hidup pada saat orang itu masuk," jelas Ito lagi.
Sebab menurut dia, masih ada kemungkinan bahwa korban masih hidup saat kedua orang itu masuk.
"Ini akan menjadi objek penyelidikan penyidik. Jadi antara waktu kematian, dengan dua orang ini masuk," ungkapnya.
"Kemudian dengan waktu istrinya menghubungi, kepada siapa dihubungi, kemudian orang yang dihubungi ini melakukan apa. Ini akan ditelusuri terus, sehingga kita bisa melihat dari pada waktu kematian, dan CCTV itu salah satu juga," bebernya lagi.
Lalu alasan kedua orang itu masuk juga akan ditelusuri detail oleh penyidik.
"Jam berapa mereka memasuki tempat tersebut, kenapa memasuki dan apakah ada komunikasi istri, Ini akan jadi objek penyidikan," tandasnya.
Motif Penjaga Kos
Diketahui, sebuah rekaman CCTV memperlihatkan pria tanpa busana dan hanya mengenakan sarung terekam jelas berjalan mondar-mandir pada tengah malam sebelum Arya Daru ditemukan tewas, Selasa (8/7/2025).
Pria yang diketahui merupakan penjaga kos yang dihuni Arya Daru ini terlihat ada di depan kamar kos diplomat muda itu selama beberapa jam sebelum ditemukan tewas mengenaskan.
Baca juga: Penjaga Kos yang Mondar-mandir di Kamar Arya Daru Jadi Petunjuk Penting, Ini Analisis Eks Wakapolri
Kemunculan tak wajar ini memicu spekulasi liar dan memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang janggal di balik kematian korban.
Dilaporkan TribunBogor, video yang menampilkan pria tersebut tersorot pada pukul 00.27 WIB, 8 Juli 2025.
Pria yang terlihat memiliki perawakan bertubuh gempal memakai sarung tanpa baju melintas.
Gelagatnya pun tampak mencurigakan.
Ia tampak berjalan ke ujung lorong, lalu kembali lagi.
Pria tersebut terlihat menengok-nengok ke arah kamar Arya Daru Pangayunan.
Tampak pula ia berjalan sembari memegang ponsel.
Gerakannya tampak seperti sedang berbicara lewat handphone.
Pukul 05.20 WIB, ia kembali terlihat melintas, kali ini mengenakan kemeja putih dan celana pendek sambil membawa sapu.
Ia sempat mengintip ke arah jendela kamar Arya Daru sebelum akhirnya berbalik arah.
Terkait video tersebut, pihak kepolisian pun mengungkapkan alasan penjaga kos mondar-mandir di depan kamar Arya Daru.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyebut bahwa penjaga kos tersebut sedang menindaklanjuti permintaan istri Arya Daru.
“Benar, istrinya minta penjaga kos cek (kamar ADP) karena handphone suaminya mati,” kata Ade Ary, dikutip SURYA.CO.ID dari Kompas.com.
Baca juga: Nasib Miris Penjaga Kos yang Mondar-mandir di Depan Kamar Arya Daru, Kini Stres Gara-gara Ini
Sosok Ito Sumardi
Dirangkum dari Kompas.com, Ito Sumardi lahir di Bogor, 17 Juni 1953 atau kini berusia 71 tahun.
Ia merupakan Kabareskrim yang menggantikan posisi Susno Duadji dengan masa jabatan 30 November 2009 hingga 6 Juli 2011.
Sebelum menjabat jadi Kabareskrim, Ito Sumardi sempat dua kali menjadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda).
Ito Sumardi menjabat sebagai Kapolda Riau dan Kapolda Sumatera Selatan.
Karier polisinya dimulai saat lulus dari Akabri pada tahun 1977.
Selanjutnya ia bertugas di sejumlah tempat seperti Dansat Sabhara Kores 811 Serang hingga Kasubdis Krim Sus Res Metro 701 Jakpus.
Selain bertugas, Ito Sumardi juga terus menimpa ilmu di bidang kepolisian.
Ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 1986.
Dirinya menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi bidang hukum tahun 1996.
Ito Sumardi kemudian menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana (Bisnis Administrasi) 1997.
Ia melanjutkan pendidikan Pasca Sarjana (Manajemen Sumber Daya Manusia) tahun 1999.
Tahun 2004, Ito Sumardi menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana (S-2) Hukum Pidana.
Terakhir di tahun 2005, ia meraih gelar Doktor Hukum Pidana dari Universitas Padjadjaran Bandung.
Ia memiki titel Doktor Hukum Pidana, Sarjana Hukum, Magister Administrasi Bisnis (MBA), Magister Manajemen (MM), dan Magister Hukum (MH).
Berikut riwayat jabatannya:
- Dansat Sabhara Kores 811 Serang (1978-1978)
- Dansek Taktakan Kores 811 Serang )1978)
- Kasi Ops Kores 811 Serang (1978)
- Dansat Binmas Kores 811 Serang (1978-1979)
- Kasi IPP Kores 811 Serang (1979)
- Dansat Reserse Kores 811 Serang (1979-1980)
- Dansek Baucau Res 15.3.2 Tim-Tim (1979)
- Kasi Intel Res 15.3.1 Dilli Tim-Tim (1979)
- Kasi PPKO Polwil 15.3 Tim-Tim (1979-1980)
- Ajudan Deputi Kapolri/Wakapolri (1980-1982)
- Kasubdis Krim Um Res Metro 701 Jakpus (1982-1983)
- Kasubdis Krim Sus Res Metro 701 Jakpus (1983-1985)
- Kassubag Kuliah Opsjarlat PTIK (1986-1989)
- Instruktur Pusdik Lantas Polri (1989-1990)
- Kasat Lantas Wil Jakarta Pusat (1990-1992)
- Wakasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya (1992-1993)
- Kasat Lantas Polwiltabes Bandung (1993-1996)
- Kabag Regident Ditlantas Polda Jabar (1996)
- Dan Kontingen Garuda XIV/11 PBB (1996-1997)
- Kapolres Karawang (1997-1998)
- Sesdit Lantas Polda Jatim (1998)
- Kadit Lantas Polda Aceh (1998-1999)
- Kadit Lantas Polda Jateng (1999-2000)
- Kapolwiltabes Surabaya (2001-2003)
- Irwasda Polda Bali (2003-2004)
- Direktur Samapta Babinkam Polri (2004-2005)
- Direktur Pam Obsus Babinkam Polri (2005)
- Kapolda Riau (2005-2006)
- Kapolda Sumsel (2006-2008)
- Koordinator Staf Ahli Kapolri (2008-2009)
- Kabareskrim (2009-2011).
berita viral
Jenderal Bintang 3
Arya Daru Pangayunan
Penjaga Kos Arya Daru
Ito Sumardi
diplomat tewas di kamar kos
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
Rekam Jejak Salsa Erwina yang Gertak Ahmad Sahroni Usai Kabar Keluarganya Didatangi, Jabatannya Top |
![]() |
---|
Kondisi Terkini Puspita Aulia, Istri Ilham Pradipta Bos Bank Plat Merah Usai Suami Tewas Dibunuh |
![]() |
---|
Respons Santai Jusuf Kalla Soal Silfester Matutina Tak Segera Dieksekusi ke Bui: Urusan Hukum |
![]() |
---|
Gelagat RS Tersangka Penculikan Bos Bank Plat Merah Saat Digerebek Buat Polisi Emosi, Ini Perannya |
![]() |
---|
Rekam Jejak Jaja Mihardja 'Apaan Tuh' yang Dapat Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.