Berita Viral

Nasib Miris Penjaga Kos yang Mondar-mandir di Depan Kamar Arya Daru, Kini Stres Gara-gara Ini

Nasib miris dialami penjaga kos tempat Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban. Stres gara-gara ini.

Kolase youtube dan warta kota
PENJAGA KOS ARYA - (kiri) rekaman saat penjaga kos Arya Daru mondar-mandir. (kanan) Andi, penjaga Toko Rokok Elektronik di depan kos Arya. 

SURYA.co.id - Nasib miris dialami penjaga kos tempat Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban.

Penjaga kos tersebut sempat jadi sorotan karena rekaman CCTV merekam gerak-geriknya yang mencurigakan.

Penjaga kos tersebut sempat mondar-mandir di depan kamar Arya.

Menanggapi hal ini, pihak kepolisian pun mengungkapkan alasan penjaga kos mondar-mandir di depan kamar Arya Daru.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyebut bahwa penjaga kos tersebut sedang menindaklanjuti permintaan istri Arya Daru.

Meski demikian, nasib si penjaga kos kini justru miris.

Baca juga: Akhirnya Motif Penjaga Kos Mondar-mandir Sebelum Arya Daru Ditemukan Tewas Terlilit Lakban Terungkap

Hal ini diungkapkan oleh Andi, penjaga Toko Rokok Elektronik di depan kos Arya.

Andi membenarkan bahwa beredarnya rekaman CCTV itu yakni Siswanto, penjaga dari lokasi tewasnya Arya.

"Itu penjaganya, Siswanto namanya, yang malam-malam itu buka baju nggak pakai kacamata, tetapi perawakannya dia (Siswanto)," kata Andi saat ditemui di lokasi, Sabtu (12/7/2025).

Andi berujar bahwa Siswanto kerap curhat akibat janggalnya kematian Arya.

Sebab, dirinya merupakan salah seseorang yang kerap diperiksa menjadi saksi perkara ini.

"Dia curhat, stres ditanyaiin terus. Dia nggak tahu apa-apa (soal kematian Arya)," ujar Andi. 

Andi menerangkan bahwa pada Sabtu (12/7/2025), Siswanto kembali dijemput oleh sejumlah orang. 

Namun, Andi mengaku tidak mengetahui apakah mereka merupakan anggota polisi atau bukan.

"Pas dia masuk sini, tidak lama ada yang jemput, pakai mobil. Dia sambil ngelihatin saat cabut (pergi), seperti ketakutan," terang Andi.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved